Saham Asia Ikuti S&P 500 Futures Di Tengah Data IMP Tiongkok Yang Beragam dan Jepang Libur

avatar
· Views 3,118
  • Saham Asia diperdagangkan beragam saat S&P 500 Futures goyah di atas 3.700.
  • Saham Tiongkok mencetak kenaikan sementara saham dari Australia dan Selandia Baru turun.
  • IMP Tiongkok sebagian besar tetap positif, Gubernur BoK Lee mendukung pelonggaran.
  • Masalah virus mendapatkan momentum di tengah kalender ringan dan perayaan Malam Tahun Baru.

Ekuitas Asia goyah antara naik dan turun selama pagi hari ini. Sementara saham Tiongkok diuntungkan oleh angka aktivitas Desember dan berita vaksin virus Corona (COVID-19), rekan mereka di AUD dan NZD menurun karena bangkitnya virus mengancam sentimen. Selanjutnya, pasar di Jepang tutup empat hari karena perayaan akhir tahun.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,43% pada saat ini. ASX 200 Australia turun 1,43% karena penyebaran COVID semakin kencang di Victoria sedangkan NZX 50 mengikuti penurunan dari pelanggan terbesar Australia di tengah kurangnya data/peristiwa utama.

Tidak hanya di Australia tetapi masalah virus secara bertahap meningkat di AS, Inggris, dan Jepang juga. Sementara Amerika menandai dua kasus varian COVID yang ditemukan di Inggris, Inggris siap menerima seruan lockdown nasional ketiga. Lebih lanjut, Menteri Ekonomi Jepang Nishimura juga memperingatkan keadaan darurat nasional di tengah lonjakan angka COVID-19.

Sebaliknya, saham di Tiongkok, Hong Kong dan India naik setelah Beijing merilis angka Indeks Manajer Pembelian resmi bulan Desember. Di luar itu, IMP Manufaktur tetap di dekat perkiraan 52,0 dengan angka 51,9, dibandingkan sebelumnya 52,4 sedangkan IMP Non-Manufaktur melonjak di atas 52,4 yang diharapkan saat berada di level 55,7.

Perlu disebutkan bahwa Komisi Produk Medis Nasional Tiongkok menyetujui vaksin COVID Sinopharm untuk penggunaan umum dan membantu memerangi kekhawatiran virus.

Sambil melihat skala yang lebih luas, pembuat kebijakan AS belum mengumumkan pembayaran $ 2.000 tetapi Inggris berhasil menyetujui kesepakatan Brexit. Lebih lanjut, AS menyerukan tarif tambahan untuk produk tertentu dari Jerman dan Prancis sambil juga mengirim dua pesawat tempur ke Timur Tengah Selat Taiwan.

Dengan latar belakang ini, S&P 500 Futures naik turun di sekitar 3.720/25 setelah benchmark Wall Street ditutup dengan kenaikan ringan menyusul rekor tertinggi baru pada hari Rabu.

Selanjutnya, Kalender ringan, ditambah dengan libur di berbagai pasar, terus menantang pergerakan selama hari terakhir tahun 2020.






Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:

https://www.fxstreet-id.com/ne...

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest