AstraZeneca, perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional Inggris-Swedia, akan mengajukan permohonan ke Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang untuk memproduksi dan memasarkan vaksin virus Corona baru pada 5 Februari, menurut laporan Nikkei.
Poin-Poin penting
- AstraZeneca telah setuju dengan Pemerintah Jepang untuk memasok 120 juta dosis, di mana lebih dari 90 juta dosis di antaranya akan diproduksi di dalam negeri.
- AstraZeneca memulai uji klinis di Jepang pada Agustus 2020 dengan skala 250 pasien. Uji klinis masih berlangsung, tetapi telah dipastikan aman dan efektif.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้