Bursa Asia Mayoritas Naik, Investor Soroti Pasar & Ekonomi China

avatar
· Views 72

Investing.com - Saham-saham di Asia Pasifik mayoritas bergerak naik pada Rabu (10/03) pagi setelah Nasdaq 100 mencatat kenaikan terbesar sejak November 2020 dan berakhir melonjak 4,03% ke 12,794.49.

Bursa Asia Mayoritas Naik, Investor Soroti Pasar & Ekonomi China

Shanghai Composite China naik 0,67% ke 3.381,84 pukul 11.37 WIB dan Shenzhen Component melonjak 1,52% di 13.680,44. Data inflasi yang dirilis sebelumnya menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI) Februari tumbuh sebesar 0,6% bulan ke bulan tetap menyusut sebesar 0,2% setahun. Indeks Harga Produsen bulan Februari tumbuh 1,7% tahun ke tahun.

Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 0,93% ke 6.257,41 hingga pada penutupan sesi I pagi ini.

Pasar fokus pada China berlanjut setelah saham-saham sempat turun pada hari Selasa seiring upaya negara tersebut untuk menahan kerugian dan indeks acuan Shanghai Composite berada di ambang koreksi. Investor juga mencerna prospek kebijakan yang lebih ketat dan pemulihan ekonomi yang melambat.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,51% ke 28.920,75 pukul 11.41 WIB.

Nikkei 225 Jepang naik 0,31% di 29.117,50 dan KOSPI Korea Selatan turun tipis 0,04% di 2.974,91.

Di Australia, ASX 200 melemah 0,48% di 6.738,70.

Tren lonjakan kenaikan Nasdaq 100 tersebut memotong peralihan gerak rotasi sebelumnya untuk saham-saham valuasi, setelah Dewan Perwakilan Rakyat AS memilih untuk mendorong maju RUU paket stimulus senilai $1,9 triliun pada hari Selasa dan pendistribusian vaksin COVID-19 pun terus berlanjut.

Pemungutan suara membuka jalan bagi majelis parlemen AS untuk mempertimbangkan RUU pada hari Rabu, di mana RUU itu diperkirakan akan bisa disahkan. Dengan pengesahan RUU oleh Senat pada hari Minggu, maka RUU ini diharapkan dapat menjadi undang-undang pada akhir minggu ini.

Imbal hasil obligasi terus menjadi titik fokus, karena berada di kisaran bawah puncak yang dicapai baru-baru ini setelah serangkaian pertama lelang di awal pekan berjalan lancar. Pelemahan imbal hasil memungkinkan pengambil risiko untuk kembali ke saham growth, yang baru-baru ini terpukul akibat kekhawatiran atas valuasinya yang tinggi.











Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:

https://id.investing.com/news/...

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest