Di masa pandemi Covid-19 saat ini, berinvestasi di logam mulia emas memang menjadi pilihan utama banyak orang karena dianggap aman alias safe haven. Tapi di luar emas, ada juga para investor yang berbondong-bondong berinvestasi di pasar modal, utamanya produk saham.
Para investor ini, terutama kaum milenial dinilai banyak yang menunjukkan ketertarikannya untuk berinvestasi saham. Tapi tak sedikit pula yang takut terutama untuk risiko.

Apalagi baru-baru ini ada kejadian seorang investor yang diduga mengalami kerugian besar yang menyebabkan depresi hingga berujung bunuh diri. Belum pasti apakah itu kerugian dari saham atau investasi lainnya.
Kejadian ini tentu membuat masyarakat yang ingin menabung saham kembali berpikir panjang. Sebab itu, Financial Educator Manager PT Sucor Sekuritas Hendry Wijaya mengatakan, sebetulnya investor baru yang ingin berinvestasi di saham tidak perlu takut.
Asalkan para investor bisa mengikuti langkah yang tepat. Mulai dari membuat perencanaan, melihat fundamental perusahaan hingga belajar terus untuk memahami teknikal analisis.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya: https://www.cnbcindonesia.com/...
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้