GBP/USD : Analisa Teknikal

avatar
· Views 163

Hari ini, GBP/USD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga yang menarik.

GBP/USD : Analisa Teknikal

Dilihat dari chart di atas, tampak harga GBP/USD kini kembali berada diatas Down Trendline (Garis Hitam) yang menggambarkan upaya bertahan Bullish mingguan sehingga reaksi oasar pada kenaikan kemarin akan menjadi titik analisa diawal pekan ini. Lets see.

GBP/USD : Analisa Teknikal

Berdasarkan gambar diatas ini,

Saya telah menentukan Level harga Support dan Resistance intraday berikut:

Resistance2 (R2) : 1.3878

Resistance1 (R1): 1.3832

Support1 (S1): 1.3747

Support2 (S2): 1.3703

Dari chart diatas, tampak pair GBPUSD cenderung bergerak dalam kenaikan sejak awal sesi yang mengindikasikan pandangan positif masih terbentuk terhadap Pounds seiring dolar AS yang juga tertahan, dengan menjadikan grafik Daily sebagai acuan analisa dan konfirmasi. Tetap objektif ya!

Gunakan indikator tipe Volume untuk membantu kita melihat kekuatan transaksi dalam setiap candle.

Level R1 dan level S1 juga akan mengukur seberapa besar tekanan trader hari ini, dimana hal ini akan mengkonfirmasi arah yang akan dituju selanjutnya dan juga minat transaksi.

Waspadai terjadinya konsolidasi antara level R1 dan level S1.

Lets See,

Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, hari ini kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 1 hour.

Setup Breakout opportunity GBPUSD

Buy : Bila harga close candle 1 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat hari ini)  untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.

Sell : Bila harga close candle 1 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

Setup Pullback opportunity

Sell : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.

Buy : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1 atau 1:2 dan trailing stop loss (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada akan terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.

Diunggah ulang dari inforexnews ,semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.


คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest