Harga minyak terkoreksi pada awal perdagangan pekan ini, Senin (5/4). Pukul 07.05 WIB, harga minyak jenis west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2021 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 61,32 per barel, turun 0,21% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 61,45 per barel.
Koreksi harga minyak dipicu oleh keputusan OPEC + untuk meningkatkan produksi selama beberapa ulan ke depan. Sementara itu, Arab Saudi menaikkan harga untuk pengiriman ke pelanggan di pasar Asia.
Mengutip Bloomberg, OPEC + memutuskan untuk melonggarkan pembatasan pasokannya secara bertahap. Negara-negara produsen minyak ini akan meningkatkan produksi lebih dari 1 juta barel per hari secara bertahap antara Mei dan Juli.

Dalam periode yang sama, Arab Saudi akan menghentikan pengurangan produksi secara sukarela sebesar 1 juta barel per hari.
Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak karena peluncuran vaksin virus corona yang membuka jalan bagi pemulihan ekonomi, dan keputusan anggota OPEC dan sekutunya dipandang sebagai mosi percaya pada prospek harga minyak.
Memperkuat tanda pemulihan ekonomi, AS mencatat penambahan 900.000 lapangan kerja pada Maret. Hal ini menjadi pertanda baik bagi permintaan minyak.
Diunggah ulang dari kontan ,semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้