
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas Bursa Asia dibuka melemah pada perdagangan Rabu (12/5). Pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 turun 244,22 poin atau 0,85% ke 28.368,87, Hang Seng menguat 60,11 poin atau 0,21% ke 28.073,92, Taiex melemah 131,86 poin atau 0,82% ke 10,495,92, Kospi turun 23,24 poin atau 0,71% ke 16.440,56, ASX 200 turun 47,37 poin atau 0,67% ke 7.049,60, Straits Times turun 14,54 po atau 0,47% ke 3.129,03 dan FTSE Malaysia naik 1,39 poin atau 0,09% ke 1.579,01.
Bursa Asia melemah lantaran investor berspekulasi lonjakan harga komoditas dan meningkatnya tekanan inflasi di Amerika Serikat dapat menyebabkan kenaikan suku bunga lebih awal dan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi secara global.
"Tidak ada katalis yang jelas di balik pembersihan ini," kata Marios Hadjikyriacos, analis investasi untuk XM seperti dikutip Reuters.
"Tampaknya ini merupakan kombinasi dari ketakutan inflasi yang muncul kembali dan beberapa pelaku pasar bergerak lebih tinggi di sepanjang spektrum nilai, memotong eksposur mereka terhadap apa pun dengan penilaian yang diperluas."
Beberapa analis mengatakan fakta aksi jual sebagian besar terjadi pada saham teknologi menunjukkan bahwa investor hanya menjauh dari permainan yang lebih spekulatif, daripada sepenuhnya kehilangan kepercayaan pada prospek ekonomi.
“Memang, koreksi ini bahkan bisa menenangkan beberapa kekhawatiran 'gelembung', mengingat apa yang sedang dijual," kata Hadjikyriacos.
Meski begitu analis meragukan aksi jual akan meluas lebih jauh di dunia kebijakan akomodatif yang mudah dan sumbangan fiskal.
Diunggah ulang dari Kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้