
Pergerakan mata uang di kawasan cenderung bervariasi pada awal perdagangan hari ini (13/5). Hal tersebut terjadi usai indeks dolar Amerika Serikat (AS) turun tipis setelah perdagangan sebelumnya melonjak tajam.
Hingga pukul 09.05 WIB, indeks dolar AS berada di level 90,67, turun tipis 0,04% dari posisi sebelumnya di 90,71.
Dengan posisi tersebut, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah menanjak 0,13%. Disusul, dolar Singapura yang menanjak 0,09%.
Berikutnya, yuan China terkerek 0,07% dan dolar Taiwan menguat tipis 0,06% terhadap the greenback.
Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,44%. Diikuti, peso Filipina yang koreksi 0,18% pada perdagangan pagi ini.
Berikutnya, baht Thailand turun 0,03% serta dolar Hong Kong terlihat melemah tipis 0,01% terhadap dolar AS.
Diunggah ulang dari kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
แก้ไขเมื่อ 13 May 2021, 15:14
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้