
Beragam instrumen perdagangan muncul termasuk investasi di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) membuat calon investor harus lebih selektif.
Edukasi dan sosialisasi mengenai investasi bodong ini juga terus dilakukan menyusul maraknya kasus yang menimpa nasabah termasuk di Jawa Tengah.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jateng dan DIY mencatat ribuan pengaduan terkait investasi bodong.
Kepala OJK KR 3 Jawa Tengah dan DIY Aman Santosa menyampaikan, Kota Semarang adalah daerah terbanyak yang melaporkan pengaduan sebanyak 798 atau 14,23 persen.
Disusul Kota Surakarta sebanyak 295 pengaduan (5,26 persen) dan Cilacap sebanyak 288 pengaduan (5,14 persen).
''Selanjutnya pengaduan dari wilayah Banyumas 214 pengaduan atau 3,82 persen, sehingga literasi keuangan ini harus terus ditingkatkan,'' kata Aman, kemarin.
Optimalisasi penggunaan kendaraan sarana informasi mobil literasi dan edukasi keuangan (SiMolek) juga diterapkan di Semarang.
Ini menjadi bagian komitmen OJK agar masyarakat atau calon investor terhindari dari modus penawaran investasi bodong inil
Sementara itu, Pimpinan Cabang PT Kontakperkasa Futures (KPF) Semarang Utami Ningsih menjelaskan, perdagangan berjangka komoditi memang menjadi daya tarik bagi calon investor termasuk di Semarang.
Namun supaya masyarakat tidak terjebak penipuan investasi bodong dalam PBK harus berhati-hati memilih pialang.
"Untuk mengetahui pialang yang legal ini bisa mengeceknya di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sehingga masyarakat tidak terjebak pada investasi bodong," ungkap Utami.
Koordinator Perusahaan PT KPF Cabang Semarang Andi M menambahkan, sejauh ini tercatat sudah ada 268 nasabah perusahaan pialang berjangka yang berdiri sejak tahun 2000 tersebut.
Perusahaan pialang legal sama sekali tidak melakukan pengelolaan dana dan menerima dana dari nasabah, hanya sebatas perantara.
“Secara regulasi setelah pembukaan rekening ke pasar bursa, nasabah akan mendapat pasword dan nomer account dan yang bisa transaksi hanya nasabah bersangkutan,'' ujar Andi.
Namun diakui karakteristik nasabah di Semarang atau Jawa Tengah menurutnya jauh lebih terbuka dengan trading atau pialang dibanding daerah lain seperti Sumatera.
''Trading adalah salah satu solusi apalagi melihat ekonomi 2023 yang diramalkan bakal suram akibat resesi, salah satu komoditas yang masih sangat diminati dan orang akan banyak beralih adalah emas (gold),'' imbuhnya.
Dicetak ulang dari Suara Merdeka, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้