
NEW YORK. Pendiri Binance Holdings Ltd., exchange mata uang kripto angkat bicara atas permasalahan yang menimpa perusahaannya. Sebelumnya, pengawas keuangan Thailand mengajukan gugatan pidana terhadap Binance lantaran beroperasi tanpa lisensi. Tak hanya itu, Binance mendapat sejumlah masalah yang lain dari berbagai negara.
Harga Binance Coin (BNB) pada hingga pukul 00.33 WIB naik 6,04% di US$ 334,13 per BNB.
Chief Executive Officer Binance Changpeng “CZ” Zhao dalam sebuah posting blog seperti dikutip Bloomberg mengatakan, masalah perusahaan merupakan sebagian dari hasil pertumbuhan bisnis yang cepat. "Binance telah berkembang sangat cepat dan kami tidak selalu mendapatkan semuanya dengan benar, tetapi kami belajar dan berusaha meningkat setiap hari," kata dia.
Zhao berharap dapat mengklarifikasi dan menegaskan kembali komitmen Binance untuk bermitra dengan regulator. "Kami secara proaktif merekrut lebih banyak orang berbakat, membuat lebih banyak sistem dan selalu melindungi pengguna kami," jelas dia seperti dikutip Bloomberg.
Exchange terbesar di dunia berdasarkan omset memang telah terpukul serangkaian masalah dalam beberapa pekan terakhir. A.U.K, perusahaan afiliasi Inggris telah menjadi sasaran Financial Conduct Authority. Akibatnya, Barclays Plc menghentikan pembayaran kartu kredit dan debit ke Binance.
"Halo sudah menjadi tanggung jawab kami untuk membantu melindungi uang Anda. Dengan pemikiran ini, kami telah mengambil keputusan untuk menghentikan pembayaran yang dilakukan dengan kartu kredit/debit ke Binance hingga pemberitahuan lebih lanjut, untuk membantu menjaga keamanan uang Anda," tulis Barclays UK (@BarclaysUKHelp)
pada 7 Juli 2021
Juru Bicara Barclays juga bilang, keputusan telah diambil setelah peringatan FCA kepada konsumen, untuk membantu menjaga keamanan uang pelanggan kami.
Otoritas Jasa Keuangan Jepang mengeluarkan peringatan tentang bursa. Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand mengajukan pengaduan pidana terhadap Binance dengan divisi Kepolisian Kerajaan Thailand karena mengoperasikan bisnis aset digital di negara tersebut tanpa lisensi.
Regulator keuangan Kepulauan Cayman mengatakan Binance tidak diizinkan untuk beroperasi di wilayah tersebut. Singapura juga mengatakan akan menindaklanjuti setelah langkah regulator lain.
Binance juga harus menangguhkan sementara deposito bank euro dari salah satu jaringan pembayaran utama Eropa, menurut Reuters, mengutip email yang diterima dari pengguna.
Atas permasalahan tersebut, Departemen Kehakiman, Internal Revenue Service, dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat sedang menyelidiki perusahaan tersebut, meskipun tidak menuduhnya melakukan kesalahan.
"Kami tahu bahwa kami berada di titik kritis, bersama dengan industri yang lebih luas,” kata Zhao. Dia menguraikan langkah-langkah yang telah diambil perusahaan, termasuk memperluas tim kepatuhan internasional dan dewan penasihat sebesar 500% sejak tahun lalu.
Binance akan membangun kemitraan kepatuhan dan melokalisasi operasi dan bisnis untuk mematuhi peraturan setempat.
Diunggah ulang dari kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
