
Harga minyak bertahan di level tinggi pada perdagangan Jumat (27/8) pagi. Pukul 07.45 WIB, harga minyak untuk pengiriman Oktober 2021 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 67,88 per barel, naik 0,68% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 67,42 per barel.
Kenaikan harga minyak didorong oleh optimisme perbaikan eknomi ke depan. Kini fokus investor beralih kepada pidato Gubernur The Fed dalam simposium Jackson Hole untuk mencari petunjuk tentang pengurangan stimulus AS.
Mengutip Bloomberg, investor juga mencermati Badai Tropis Ida yang mulai menutup produksi minyak lepas pantai di Teluk Meksiko dan dapat menyebabkan kerusakan miliaran dolar.
Harga minyak bergejolak pada Agustus di tengah penyebaran varian delta virus corona yang mengarah pada pembatasan baru pada mobilitas dan mengaburkan prospek permintaan bahan bakar.
OPEC + akan bertemu pada pekan depan untuk membahas kebijakan poduksinya setelah setuju untuk menambahkan pasokan ke pasar hingga semua pembatasan dicabut, dan pasar akan mengawasi setiap perubahan pada panduannya.
Diunggah ulang dari kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
