IHSG Bakal Pecah Rekor di Sesi 2? Berjarak 0,4%

avatar
· Views 84

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berfluktuasi di awal perdagangan Senin (18/10), tetapi masih mampu mengakhiri sesi I di zona hijau. IHSG tercatat menguat 0,5% ke 6.666,832. Investor asing sekali lagi tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 354 miliar di pasar reguler.Dengan penguatan tersebut, IHSG kini berjarak 0,4% dari rekor tertinggi sepanjang masa 6.693,466. Mampukah rekor tersebut dipecahkan di sesi II?


Melihat ada kabar kurang bagus dari China, dan melemahnya bursa saham Asia, peluang IHSG cukup tipis. Biro Statistik Nasional China pagi ini melaporkan pertumbuhan ekonomi yang dilihat dari produk domestik bruto (PDB) tumbuh 4,9% melambat signifikan dari kuartal II-2021 sebesar 7,9%, dan di bawah prediksi analis yang disurvei Reuters sebesar 5,2%.

IHSG Bakal Pecah Rekor di Sesi 2? Berjarak 0,4%

Hal ini tentunya memicu kecemasan akan pelambatan ekonomi global yang semakin dalam. Alhasil bursa saham utama Asia melemah, indeks Shanghai Composite China turun 0,4% siang ini, Hang Seng Hong Kong minus 0,54%, Nikkei Jepang dan Kospi Korea Selatan melemah masing-masing 0,25% dan 0,16%.


Sepanjang tahun ini, IHSG sudah 3 kali menguji level tersebut, tetapi selalu gagal mengakhiri perdagangan di atasnya. Baru pada Rabu (13/10) IHSG sukses mengakhiri perdagangan di atasnya yang membuatnya terus menanjak hingga hari ini. 


Indikator Stochastic pada grafik harian dan 1 jam kini berada di wilayah jenuh beli (overbought) yang berisiko memicu koreksi. Stochastic merupakan leading indicator, atau indikator yang mengawali pergerakan harga. Ketika Stochastic mencapai wilayah overbought (di atas 80) atau oversold (di bawah 20), maka harga suatu instrumen berpeluang berbalik arah. Sementara jika melihat grafik 1 jam, IHSG masih berada di dalam pola bullish Channel, sehingga ruang penguatan terbuka cukup lebar.


Resisten 6.630 hingga 6.640 sudah berhasil dilewati, selama bertahan di atasnya, IHSG berpeluang naik lagi mendekati rekor tertinggi sepanjang masa 6.693,466.

Sementara itu jika kembali ke bawah 6.630, IHSG berisiko terkoreksi ke 6.600.


Sumber: CNBC Indonesia

Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli

แก้ไขเมื่อ 18 Oct 2021, 14:28

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest