Saham Teknologi Reli Imbangi Kekhawatiran Inflasi, Bursa Asia Menguat

avatar
· Views 198

Saham-saham di Asia Pasifik naik pada Selasa (19/10) pagi usai reli saham-saham teknologi dan pendapatan perusahaan yang solid mengurangi kekhawatiran mengenai tekanan inflasi.


Nikkei 225 Jepang naik 0,66% di 29.217,50 pukul 10.41 WIB dan KOSPI Korea Selatan menguat 0,69% di 3.027,32. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun 0,38% di 6.633,80 pukul 10.33 WIB. Di Australia, ASX 200 naik 0,22% ke 7.397,50 di mana Reserve Bank of Australia merilis risalah dari pertemuan terakhir. Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,17% di 25.707,00 pukul 10.47 WIB.


Shanghai Composite China naik 0,70% di 3.593,23 sedangkan Shenzhen Component menguat 0,90% di 14.479,49. Dalam perkembangan peraturan terbaru, pihak berwenang sedang mempertimbangkan untuk meminta perusahaan media, termasuk Tencent Holdings (OTC:TCEHY) Ltd. (HK:0700) dan ByteDance Ltd. bisa mengizinkan pesaing mengakses dan menampilkan kontennya di hasil pencarian.

Saham Teknologi Reli Imbangi Kekhawatiran Inflasi, Bursa Asia Menguat

Komite Tetap NPC Kongres Rakyat Nasional China juga membuka pertemuan, yang berlangsung hingga 23 Oktober dan di mana tinjauan peraturan anti-monopoli akan dibahas. Dari AS, indeks Nasdaq yang sarat saham perusahaan teknologi berakhir menguat 0,845 di 15.021,8 pada penutupan Senin.


Meskipun pendapatan baru-baru ini positif, investor juga mengharapkan bank sentral, termasuk Federal Reserve AS, untuk menaikkan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan sebagai respons terhadap tekanan inflasi. AT&T Inc. (NYSE:T), Barclays PLC (LON:BARC), Johnson & Johnson (NYSE:JNJ), Netflix Inc. (NASDAQ: NFLX) dan Tesla Inc. (NASDAQ:TSLA) termasuk di antara perusahaan yang melaporkan pendapatan sepanjang minggu ini.


Sementara itu, minyak menghentikan reli baru-baru ini, dan investor memantau bagaimana biaya yang lebih tinggi untuk energi dan bahan baku mempengaruhi margin perusahaan. Ketua Fed Jerome Powell akan mengambil bagian dalam diskusi panel kebijakan pada hari Jumat, sementara Bank Indonesia akan memberikan keputusan kebijakannya hari ini. Dalam cryptocurrency, bitcoin diperdagangkan sekitar $62.000 saat penerbit ETF ProShares bersiap untuk meluncurkan bitcoin dana berjangka di New York Stock Exchange juga hari ini.


Sumber: Investing

Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest