Lawan Mata Uang Asia dan Dunia Langsung Tumbang, Rupiah yang Malang

avatar
· Views 444

Sentimen domestik dan global menekan nilai tukar rupiah di kisaran Rp14.000 per dolar AS pada Selasa, 19 Oktober 2021. Rupiah terkoreksi secara global di tengah ekspektasi bank sentral AS, The Fed, akan memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari yang diperkirakan pada pertengahan November 2021.


Sementara itu, sentimen domestik yang mebayangi gerak rupiah ialah penantian hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan kembali menahan suku bunga acuan di level 3,5%. Melansir dari RTI, rupiah hari ini mengalami koreksi sedalam -0,19% ke level Rp14.078 per dolar AS terhitung sampai pukul 09.53 WIB.

Lawan Mata Uang Asia dan Dunia Langsung Tumbang, Rupiah yang Malang

Minimnya amunisi juga membuat rupiah tertekan di hadapan dolar Australia sedalam -0,58%. Bahkan, rupiah tak berdaya di hadapan dua mata uang Eropa, yakni poundsterling (-0,39%) dan euro (-0,40%).


Di Asia, rupiah menempati posisi terbawah ketiga setelah ringgit (0,15%) dan dolar Taiwan (0,08%). Rupiah keok atas sebagaian besar mata uang Asia, termasuk won (-0,59%), dolar Singapura (-0,36%), baht (-0,36%), yuan (-0,32%), yen (-0,28%), dan dolar Hong Kong (-0,17%).


Sumber: Investing

Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest