
Saat ini banyak jenis investasi yang beredar di masyarakat. Salah satunya adalah pialang berjangka yang diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Pialang berjangka mengawasi seluruh aktivitas pialang dan perusahaan pialang berjangka yang kerap meresahkan masyarakat karena mencari keuntungan sepihak dan dapat merugikan masyarakat.
Mungkin sebagian orang masih belum paham atau familiar dengan istilah pialang berjangka. Pialang berjangka merupakan sebuah perusahaan yang menjadi perantara antara transaksi antara investor sebagai konsumen dengan perdagangan pasar yang berjangka komoditi. Pada tahun 2019 saja sudah ada 142 domain situs perusahaan berjangka komoditi ilegal yang diblokir oleh Bappebti.
Data pada tahun 2018, terdapat 161 domain situs berjangka komoditi ilegal yang diblokir oleh Bappebti. Kegiatan pemblokiran tersebut merupakan langkah dalam pencegahan dan melindungi masyarakat terhadap pelanggaran undang-undang di bidang perdagangan berjangka. Bappebti memiliki izin dan wewenang untuk mewajibkan setiap pihak untuk menghentikan kegiatan usaha yang tidak memiliki izin dari Bappebti.
Pemblokiran terhadap domain situs perusahaan komoditi ilegal memang gencar dilakukan oleh Bappebti. Lebih lanjut, Bappebti bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, penyedia internet dan tempat pendaftaran domain di Indonesia.
Walaupun Bappebti sudah melakukan tindakan pencegahan dengan memblokir situs-situs perusahaan ilegal, tetap saja masih ada modus-modus penipuan yang sering digunakan. Apa saja modusnya? Yuk, simak ulasannya sebagai berikut:
- Melakukan duplikasi atau mencontoh situs pialang berjangka legal yang sudah memiliki izin usaha Bappebti dengan menggunakan simbol, logo, nama yang mirip dengan perusahaan piala berjangka legal dengan tujuan menipu calon nasabah baru.
- Melakukan aktivitas layaknya pialang berjangka yang dimiliki izin usaha dari Bappebti. Entitas ilegal juga biasanya menawarkan kontrak berjangka (index, forex, dan komoditi) kepada masyarakat.
- Menawarkan sistem bagi hasil. Nasabah hanya memberikan setoran dana dan pihak perusahaan yang akan melakukan transaksi atas dana tersebut dan bagi hasil dengan jumlah persentase tertentu.
- Memberikan janji pendapatan tetap yang tinggi dalam waktu tertentu dan persentase tertentu. Biasanya perusahaan juga akan menawarkan beberapa paket investasi yang disesuaikan keuangan calon nasabah.
- Melakukan atau menjalankan transaksi kontrak berjangka. Namun, pada kenyataannya hanya digunakan sebagai modus untuk menarik masyarakat agar menanamkan modal kepada perusahaan tersebut. Dana yang dikumpul hanya berputar di antara anggota komplotan.
- Menjadi Introducing Broker (IB) dari beberapa pialang luar negeri dengan mencantumkan legalitas dari pihak regulator dunia, sebagai contoh Cyprus Securities and Exchange Commission (CYSEC) di Siprus, British Virgin Islands Financial Services Commission (BVI FSC) di Kepulauan Virgin Britania Raya,International Financial Services Commission (IFSC) di Belize, dan Financial Conduct Authority (FCA) di London.
- Menyelenggarakan seminar, pelatihan, dan edukasi di bidang perdagangan berjangka dengan margin dan tujuan transaksi yang tidak memiliki izin Bappebti.
- Memberikan logo dan izin Bappebti palsu untuk menarik dan meyakinkan masyarakat.
Itulah beberapa modus pialang berjangka ilegal yang wajib kamu waspadai. Dengan mengenal modus tersebut diharapkan kamu jadi mengenal dan bisa menghindari modus tersebut.
Dicetak ulang dari Abis Gajian, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
