
Binary option adalah sistem trading dengan mengharuskan orang yang bermain dalam sistem ini menebak angka yang keluar dalam satu menit. Bila tebakannya benar, ia akan mendapatkan keuntungan. Sebaliknya jika salah, maka modal yang sudah disetorkan akan hangus. Konsepnya mirip dengan judi.
Menurut Doni, ia tak perlu mengumumkan jenis tradingnya lantaran takut jadi sasaran empuk penjahat. "Takutnya dicomot sama penipu, di-screenshot, kemudian dibuat senjata untuk menipu-nipu orang," katanya.
Soal tudingan dia adalah affiliator, Doni mengakuinya. Dia mengatakan, semua platform perdagangan offline dan online selalu menggunakan affiliate trading. "Itu taktik marketing. Kalau bisa jual produk itu dapat komisi, misalnya Rp 10 ribu."
Ia menuturkan, cara kerja pembagian hasil affiliate trading yang digunakannya. Ia mengaku menggunakan tata kerja dalam jangka waktu tertentu menarik berapa ribu orang. "Yang registrasi di tempat saya biasanya ada 2.000an orang masuk ke tempat saya dalam jangka waktu enam bulan," katanya. Rata-rata mereka memasukkan deposit Rp 200-300 ribu per orang. Ia biasa mendapatkan lima persen dari omset trading profit dalam satu hari.
Menurut dia, mereka yang trading itu sudah dengan kesadaran setelah mendengar penjelasan dia mengenai pergerakan naik turun angka. "Kalau mau posisi sale silakan. Yang open posisi sale itu tangan kalian sendiri, jadi sudah tahu risikonya."
Doni Salmanan mengatakan, ia tak pernah memaksa orang untuk bergabung dalam trading dengannya. "Bahkan teman-teman yang mau belajar sama saya, pasti saya jelaskan risikonya. Kalau dia mau paksa deposit, saya larang jangan du;u, pelajari dulu tiga bulan."
Ia mengaku tidak menaruh dendam dan benci kepada orang yang sudah memfitnahnya. Doni Salmanan mengaku mengambil hikmah dari tudingan itu. "Mungkin ini teguran bagi saya agar tidak fokus kepada duniawi."
Di Twitter, upaya Doni Salmanan membuat video bantahan ini tak cukup ampuh membendung kecaman netizen. "Kasihan mereka kena tipu Indra Kenz/Doni Salmanan, judi berkedok trading," cuit @Thora****. "Kelar lu, kebuka kan," cuit @rich****.
Dicetak ulang dari Tribunnews, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
