
Hallo Sobat Traders
Seiring dengan makin meningkatnya minat investasi aset kripto di Indonesia, platform investasi kripto juga bertambah dari waktu ke waktu. Hal ini tentu memberikan dampak positif bagi para investor. Pada satu sisi para investor dapat mencari platform dengan mudah di internet, namun di sisi lainnya investor juga akan sulit mencari platform terbaik. Pilihan yang terlalu banyak ini terkadang justru bisa membuat Anda bingung.
Masyarakat diharapkan untuk melakukan transaksi jual beli pada platform yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai sebuah lembaga yang mengatur dan mengawasi aset kripto di Indonesia. Kehadiran aset kripto sendiri sudah diakui di Indonesia, itu artinya ada aturan yang berlaku padanya.
Banyak sekali faktor pendukung yang menjadi pertimbangan calon investor dalam memilih platform kripto yang baik, seperti kualitas, fitur dan pelayanan yang berbeda-beda. Maka dari itu tak heran apabila perusahaan-perusahaan ini bersaing dengan sangat ketat, mulai dari persaingan kualitas layanan hingga biaya/fee.
Biaya tak bisa lepas dari jenis investasi manapun, termasuk aset kripto. Persaingan investasi kripto yang semakin tinggi membuat berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk menggaet pelanggan baru. Maka dari itu sangat penting untuk melakukan riset terlebih dahulu mengenai fee yang dibebankan sebelum memutuskan untuk memilih perusahaan tersebut sebagai platform Anda.
Seperti halnya yang disampaikan oleh salah satu pengguna ini yang mengungkapkan kekecewaannya kepada Tokocrypto. Hal ini bermula ketika pengguna ingin melakukan top up menggunakan E-Wallet pada Aplikasi sebesar Rp 10.000.000,00, setelah itu pengguna heran kenapa dana yang masuk berkurang Rp 200.000,00. Pengguna pun bingung karena seingat pengguna tidak pernah ada ketentuan seperti ini sebelumnya dan Tokocrypto juga tidak pernah mengumumkan secara resmi soal biaya 2% ini. 
Lantas Bagaimana Tanggapan dari Tokocrypto Mengenai Masalah Ini?

Pihak Tokocrypto memohon maaf atas ketidaknyamanan atas permasalahan yang dialami pengguna. Mengenai permasalahan ini, Tokocrypto menjelaskan bahwa sebelumnya ada program yang dinamakan Subsidi Biaya Deposit E-Wallet yang sudah berakhir pada 10 Agustus 2022 lalu. Untuk selanjutnya, setiap pengguna yang deposit menggunakan E-Wallet dibawah ini akan dikenakkan biaya sebesar 2% dari jumlah deposit:
- Gopay
- ShopeePay
Lebih lanjut Tokocrypto juga menjelaskan diluar daftar E-Wallet diatas, maka deposit IDR tidak dikenakan biaya. Jika ada penambahan biaya hal tersebut adalah kebijakan atau ketentuan dari e-walllet yang anda gunakan saat melakukan transaksi deposit IDR.
Namun tokocrypto tidak menjelaskan lebih lanjut detail dari 2% tersebut.
“Untuk dasar apa atau detailnya, mohon maaf kami belum dapat menginformasikan lebih lanjut.” Ujar Tokocrypto saat dilakukan konfirmasi melalui fitur live chat (25/08/2022).
Demikian berita mengenai Tokocrypto, semoga berita ini dapat bermanfaat untuk Anda.
Ikut akun KabarMe FOLLOWME untuk dapat lebih banyak konten dan update berita pilihan lainnya atau Anda bisa kunjungi topik Trading Resmi untuk mendapatkan tips-tips dalam memilih pialang lokal yang tepat. Jika Anda punya informasi lain mengenai konten ini, silakan berkomentar di bawah ini.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้