Laporan Berita Harian Industri - 03 Juli 2023

avatar
· Views 509

Laporan Berita Harian Industri - 03 Juli 2023

Berita Industri
1. Jerry Sambuaga: Hanya 383 Token Kripto Teregistrasi di Indonesia

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perdagangan, telah memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan investasi dalam komoditas kripto di negara ini. Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, mengungkapkan bahwa mereka telah meningkatkan pengawasan dengan tujuan melindungi konsumen. Dalam wawancara dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jerry Sambuaga menyatakan bahwa pengawasan yang ketat dan selektif dilakukan terhadap jenis produk dan entitas yang terlibat dalam perdagangan investasi kripto. Di Indonesia, hanya 383 token kripto yang diakui dan terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), dari total 20 ribu token yang beredar di seluruh dunia. Prioritas pemerintah adalah melindungi konsumen dan memastikan keamanan investasi kripto dengan mengeliminasi token yang tidak jelas.

 
2. Harga Minyak Dunia Stagnan di Level USD70/Barel
Harga minyak dunia pada pembukaan perdagangan hari ini terlihat stagnan, bergerak antara USD70 hingga USD75 per barel. Menurut Investing.com, pada Senin, 3 Juli 2023, harga minyak acuan WTI mengalami penurunan sebesar 0,28 persen atau 0,20 bps menjadi USD70,44 per barel, sedangkan harga minyak acuan Brent mengalami kenaikan sebesar 0,04 persen atau 0,02 bps menjadi USD75,22 per barel. WTI di New York mengalami penurunan lebih dari 14 persen pada paruh pertama tahun ini dan berakhir pada USD70,64 per barel, sementara harga minyak Brent di London turun hampir 13 persen pada semester pertama dan berakhir pada USD74,90 per barel. Kekecewaan pembeli minyak disebabkan oleh kekhawatiran akan kenaikan suku bunga, perlambatan ekonomi yang dijanjikan oleh pejabat Federal Reserve, kegagalan bank, persepsi pelemahan permintaan minyak dari Tiongkok, serta kendala dalam menghadapi sanksi minyak dari Rusia dan Iran. Analis Energi di Price Futures Group di Chicago, Phil Flynn, menyatakan hal tersebut. Sunil Kumar Dixit, Kepala Strategi Teknikal di SKCharting.com, menyebutkan bahwa WTI perlu mencapai USD73,90 per barel untuk mendapatkan momentum kenaikan menuju USD77,50 per barel (SMA 200 hari) dan USD78,80 per barel (EMA 50 minggu). Namun, jika harga minyak menurun ke USD67,50 per barel (SMA 200 minggu), kemungkinan penurunan akan berlanjut hingga mencapai USD63,70 per barel dan mendekati wilayah dukungan utama yang dipegang oleh SMA 100 bulan di USD59,65 per barel.
 
 Komplain Broker
1.  App MIFX Tidak User Friendly

Seorang pengguna di broker MIFX mengungkapkan pendapatnya bahwa aplikasi MIFX terasa rumit, kurang user-friendly, dan agak sulit digunakan.

 

2. Luapan Pengguna Atas Kekesalannya Terhadap Rifan Financindo

Seorang pengguna di broker Rifan Financindo Berjangka mengungkapkan kekhawatiran terkait dugaan penipuan dalam trading, penggunaan database ilegal, dan menganggap bahwa tindakan tersebut seharusnya ditindaklanjuti melalui jalur hukum demi melindungi mereka yang tidak paham dan menjadi korban. Pengguna juga menyoroti bahwa telemarketing saat ini dilakukan melalui WhatsApp dengan pengumpulan data pribadi, namun disayangkan bahwa tidak ada profesionalitas dan tutur kata yang baik. Menurut pengguna, perusahaan tersebut dianggap mengajarkan karyawan untuk bersikap acuh tak acuh dan kehilangan harga diri.

  

3. Kritik terhadap Penurunan Pelayanan dan Keterlambatan Transaksi di Broker Octa

Seorang pengguna di broker Octa merasa bahwa broker tersebut mengalami kemunduran, terutama dalam hal pelayanan. Pengguna tersebut mengamati bahwa pelayanan Octa saat ini terasa sangat lambat dibandingkan sebelumnya. Selain itu, proses penarikan dana (withdrawal) juga memakan waktu yang lama, sementara proses deposit terjadi dengan cepat. Pengguna juga mengeluhkan bahwa hadiah yang seharusnya dikirimkan sudah lebih dari satu bulan tidak kunjung sampai.

  

4. Dugaan Spread yang Besar di FBS

Seorang pengguna di broker FBS mengungkapkan rasa kesalnya terhadap broker tersebut karena diduga seringkali mengurangi saldo pengguna. Pengguna tersebut juga merasa kecewa karena tidak menempatkan stop loss dan mengalami stop loss sendiri melalui aplikasi, serta mengamati bahwa broker tersebut mengambil spread dengan jumlah yang cukup besar.

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest