Berita Industri1. Calon DK OJK Hasan Fawzi Jelaskan Transisi Pengawasan Aset Kripto dari Bappebti
Hasan Fawzi, calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), memberikan penjelasan tentang perpindahan pengawasan aset kripto dari BAPPEBTI ke OJK. Menurut Hasan, perpindahan ini harus dilakukan dengan semangat dan keinginan yang tulus untuk mengedepankan kepentingan nasional. Dia juga menekankan pentingnya membangun koordinasi dan kerjasama yang kuat dengan semua institusi terkait. Hasan menyebut Bank Indonesia (BI) dan BAPPEBTI sebagai dua institusi yang sangat penting dalam sektor kripto dan perlu menjaga koordinasi dengan keduanya. Dia menjelaskan bahwa proses pengalihan kewenangan pengaturan aset kripto ini harus dilakukan tanpa menghambat perkembangannya saat ini. Hasan menyampaikan bahwa pengalihan ini baru akan terjadi efektif dalam dua tahun ke depan, dan dia berharap ada kerjasama antara OJK dan BAPPEBTI dalam mengeluarkan produk-produk selama periode tersebut. Hasan juga menegaskan bahwa saat peralihan tersebut terjadi, OJK akan memahami kerangka pengaturan yang telah diterbitkan dan masih berada di bawah BAPPEBTI. Perubahan pengawasan ini dilakukan setelah diterbitkannya UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).
2. Transaksi CPO di Bursa Komoditas Diharap Bersifat SukarelaDalam permintaannya, Vice President for Industry and Regional Research PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Dendi Ramdani, menginginkan agar pemerintah tidak memaksa atau mewajibkan pelaku usaha untuk bertransaksi melalui bursa komoditas CPO. Menurut Dendi, meskipun bursa komoditas CPO yang diinisiasi oleh pemerintah secara umum bagus, namun transaksi para pelaku usaha sebaiknya berjalan secara alamiah dan sukarela. Dendi memberikan contoh seperti membeli beras di pasar-pasar seperti Pasar Jatinegara, Pasar Rumput Manggarai, atau Pasar Minggu, yang semuanya merupakan pilihan individu. Ia menyoroti bahwa saat ini semua transaksi CPO diwajibkan dilakukan melalui bursa komoditas CPO. Dendi berargumen bahwa terdapat jenis transaksi CPO yang kurang sesuai apabila dipaksakan melalui bursa. Contohnya, beberapa perusahaan besar melakukan kontrak pembelian CPO dalam jangka panjang yang membutuhkan kepastian pasokan CPO dalam jumlah tertentu dengan cepat dan berkualitas. Jenis transaksi seperti itu tidak cocok dilakukan melalui bursa. Dendi menyebutkan bahwa Bursa Derivatif Malaysia dan Bursa Komoditas Rotterdam juga tidak mewajibkan pelaku usaha untuk berpartisipasi. Dendi menekankan agar Kementerian Perdagangan berhati-hati dan tidak gegabah dalam menerapkan aturan perdagangan CPO melalui bursa CPO ini. Ia mengungkapkan pentingnya kesukarelaan dalam transaksi tersebut, karena jika ada pemaksaan, akan menghadapi banyak kendala.
3. ICDX: Survei Ekspektasi Inflasi Lebih Rendah, Emas MenguatHarga emas menguat di level $1927.15 per troy ons karena hasil survei The Federal Reserve New York menunjukkan ekspektasi inflasi dalam satu tahun turun ke level terendah sejak April 2021. Pejabat Federal Reserve menyampaikan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut, namun juga menyatakan bahwa akhir dari siklus pengetatan semakin dekat. Survei ekspektasi konsumen yang dirilis oleh The Fed New York menunjukkan ekspektasi inflasi dalam 12 bulan mendatang turun menjadi 3.8% pada bulan Juni dari 4.1% pada bulan Mei. Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly, menyatakan keyakinannya akan dua kali kenaikan suku bunga lagi tahun ini untuk menurunkan inflasi dan menghadapi pasar tenaga kerja yang kuat. Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester, mengatakan tekanan inflasi yang kuat mendorong ke arah kenaikan suku bunga lebih lanjut. Pelemahan indeks dolar juga memberikan dukungan pada kenaikan harga emas. Harga emas saat ini memiliki support di level $1920.03 dan resistance terdekat di level $1932.32. Support terjauh berada di level $1910.67 hingga $1905.40, sementara resistance terjauhnya berada di level $1942.26 hingga $1947.53. Komplain Broker1. Pengguna di Broker MIFX Mengalami Frustrasi
Seorang pengguna di broker MIFX merasa frustrasi karena pesannya tidak pernah mendapatkan balasan dari admin. Tidak hanya itu, saat ingin melakukan deposit, nomor rekening yang dituju malah invalid.
2. Pelayanan Lambat dari FBS
Seorang pengguna di broker FBS merasa frustrasi dengan lamanya proses penarikan dana (withdrawal) di broker tersebut serta respon yang lambat dari customer service.
เขียนข้อความของคุณตอนนี้