GBP/USD Berjuang Untuk Arah Intraday Yang Kuat Di Sekitar 1,2715, Memperhatikan IHK AS

avatar
· Views 91


 

 GBP/USD tidak memiliki arah intraday yang kuat, bertahan di atas 1,2715 jelang data utama AS.

 Data PDB Inggris yang lebih lemah dapat menahan Bank of England (BoE) dari kebijakan pengetatan yang agresif.

 Pasar mengantisipasi peluang 86,0% bahwa Federal Reserve akan menghentikan kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan September.

 PDB Q2 Inggris, CPI AS akan menjadi sorotan minggu ini.

 Pasangan GBP/USD bergerak menyamping di atas area 1,2700 selama awal sesi Asia pada hari Kamis.  Pelaku pasar lebih memilih untuk menunggu di pinggir lapangan dan menunggu data penting dari AS dan Inggris.  Angka inflasi AS bisa memicu volatilitas di pasar nanti pada jam perdagangan Amerika.


 Kepala ekonom Bank of England (BoE), Huw Pill, menyatakan pekan lalu bahwa suku bunga diperkirakan akan tetap tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.  Dia menambahkan bahwa bank sentral akan lebih bergantung pada data, dan pembuat kebijakan akan merespons seiring perkembangan ekonomi dan data.  Perlu dicatat bahwa Bank of England (BoE) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) ke level tertinggi 15 tahun sebesar 5,25% dari 5% pada pertemuan kebijakan bulan Agustus.


 Investor akan fokus pada laporan Produk Domestik Bruto (PDB) pada hari Kamis untuk dorongan baru.  Angka yang lebih lemah dari perkiraan dapat menahan Bank of England (BoE) dari kebijakan pengetatan yang agresif.  Ini, pada gilirannya, membebani Pound Sterling.


 Di sisi Dolar AS, komentar baru-baru ini dari pembicara Federal Reserve (Fed) mengindikasikan bahwa sikap Fed telah bergeser dari kenaikan suku bunga tambahan ke mempertahankan suku bunga stabil.  Presiden Fed Philadelphia, Patrick Harker, menyatakan bahwa bank sentral dapat mempertahankan suku bunga di tempatnya.  Sementara itu, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic menyatakan bahwa tidak diperlukan kenaikan suku bunga lebih lanjut.


 Selain itu, pasar uang berjangka tidak mengantisipasi suku bunga pinjaman yang lebih tinggi.  Menurut alat CME FedWatch, pasar mengantisipasi peluang 86,0% bahwa Federal Reserve akan menghentikan kenaikan suku bunga pada pertemuannya di bulan September.  Namun, data inflasi AS akan memberikan petunjuk tentang kebijakan moneter lebih lanjut dari The Fed pada pertemuan berikutnya.  Sikap dovish dari bank sentral mungkin membatasi kenaikan Greenback dan bertindak sebagai penarik untuk pasangan GBP/USD.


 Selanjutnya, Inggris akan merilis Produk Domestik Bruto (PDB) Q2 awal pada hari Jumat.  Tingkat pertumbuhan tahunan diperkirakan akan tetap di 0,2%.  Juga, data Produksi Industri dan Produksi Manufaktur Inggris akan dirilis.  Di map AS, peristiwa penting adalah Indeks Harga Konsumen (CPI) AS dan Indeks Harga Produsen (PPI) untuk bulan Juli.  Data ini dapat memberikan petunjuk untuk arah yang jelas dalam GBP/USD

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

  • tradingContest