NZD/USD melonjak di atas area 0,5980, mencetak kenaikan beruntun selama tiga hari.
PMI AS gagal memenuhi ekspektasi, namun sektor Jasa AS tetap tangguh dibandingkan dengan negara-negara maju.
Imbal hasil yang lebih rendah dan taruhan dovish pada The Fed, membebani USD.
Pada sesi hari Rabu, NZD/USD pulih, didorong oleh lemahnya USD setelah rilis IMP S&P bulan Agustus. Karena tanda-tanda pelemahan perekonomian, imbal hasil (yield) AS terpukul keras, dan pasar nampaknya bertaruh pada Federal Reserve (Fed) yang kurang agresif. Investor sekarang fokus pada pidato Jerome Powell pada hari Jumat di Simposium Jackson Hole.
PMI Manufaktur AS pada bulan Agustus turun menjadi 47, dibandingkan dengan perkiraan sebesar 49,3, sementara indeks Jasa tetap berada dalam kategori ekspansi di 51 meskipun lebih rendah dari perkiraan.
Sebagaimana dinyatakan oleh Federal Reserve (Fed), keputusan akan bergantung pada data yang masuk, angka PMI yang lemah membuat pasar bertaruh bahwa The Fed tidak akan seagresif yang diharapkan, dan imbal hasil (yield) AS menunjukkan penurunan tajam. Dengan penurunan suku bunga 2, 5, dan 10 tahun lebih dari 1%, USD kehilangan minat dan diperdagangkan lemah terhadap sebagian besar mata uang rivalnya, dan indeks DXY turun menuju area 103,30.
Sejalan dengan itu, menurut alat CME FedWatch, investor masih yakin bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga di bulan September, sementara kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan November turun menjadi 35%.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
