USD/JPY TERHADAP KERUGIAN RINGAN DI BAWAH 146,00 KARENA YIELDS LEBIH LEMAH, PMI JEPANG YANG BAIK JELANG DATA AS

avatar
· Views 134



 USD/JPY tetap tertekan pada terendah intraday, turun untuk 2 hari berturut-turut.
 Imbal hasil obligasi Treasury AS dan kupon JGB memudarkan kekuatan sebelumnya di tengah optimisme yang hati-hati.
 Angka optimis dari IMP Jibun Bank Jepang untuk bulan Agustus bergabung dengan posisi IMP Global S&P AS akan membebani pasangan Yen.
 Kekhawatiran beragam terhadap BoJ dan Fed menantang pedagang USD/JPY menjelang inflasi Jepang dan acara Jackson Hole.
 USD/JPY bertahan lebih rendah di dekat dasar intraday, sideline di sekitar 146,60-70 pada awal Rabu pagi di Eropa, karena pelaku pasar mencari lebih banyak petunjuk untuk memperpanjang tren turun dua hari pasangan Yen.  Meski begitu, data Jepang yang optimis dan penurunan imbal hasil obligasi Treasury ditambah dengan optimisme yang hati-hati akan membebani pasangan barometer risiko ini menjelang data aktivitas utama AS untuk bulan Agustus.

 Sebelumnya pada hari ini, pembacaan pertama IMP Manufaktur Jibun Bank Jepang untuk bulan Agustus meningkat menjadi 49,7 dari 49,6, dibandingkan perkiraan 49,5, sedangkan Jasa naik menjadi 54,3 untuk bulan tersebut dari angka sebelumnya 53,8.

 Berbicara tentang kupon obligasi, imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun mempertahankan penurunan hari sebelumnya dari level tertinggi sejak akhir tahun 2007 menjadi 4,31% pada saat berita ini dimuat sedangkan imbal hasil Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) berjuang di sekitar level yang terakhir terlihat di  2014.

 Yang juga memberikan tekanan turun pada pasangan Yen adalah beragamnya kekhawatiran terhadap Bank of Japan (BoJ) karena Gubernur Kazuo Ueda menahan diri untuk membahas rincian pertemuan hari Selasa dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, yang ia sebut sebagai pertemuan 'rutin'.  Namun, Kuroda dari BoJ menyebutkan bahwa dia menjelaskan keputusan kebijakan BoJ pada bulan Juli kepada PM.

 Di sisi lain, AS menunjukkan sedikit perbaikan dalam Penjualan Rumah yang Ada di AS untuk bulan Juli dan Indeks Manufaktur Fed Richmond untuk bulan Agustus, yang pada gilirannya akan menghibur penjual USD/JPY.  Namun, pernyataan hawkish dari Presiden Federal Reserve Bank di Richmond Thomas Barkin memberikan dukungan pada pasangan ini.

 Selain itu, harapan akan membaiknya hubungan AS-Tiongkok dan kinerja optimis indeks ekuitas Jepang Nikkei tampaknya membela para pengambil risiko dan membebani pasangan USD/JPY di tengah ketidakpastian mengenai langkah bank sentral utama tersebut selanjutnya.

 Selanjutnya, pembacaan awal Indeks Manajer Pembelian (PMI) bulan Agustus dan Penjualan Rumah yang Ada untuk bulan Juli untuk AS akan bergabung dengan berita utama AS-Tiongkok, serta pergerakan pasar obligasi, akan mengarahkan pergerakan intraday USD/JPY  pasangan.  Namun, perhatian utama akan tertuju pada Indeks Harga Konsumen Tokyo untuk bulan Agustus yang dirilis pada hari Jumat dan pidato para bankir bank sentral terkemuka di acara Simposium Jackson Hole tahunan untuk mendapatkan arahan yang jelas.

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

  • tradingContest