GBP/JPY bertahan di dekat 183,80 karena data inflasi Jepang yang suram.
Terendah mingguan tampaknya menjadi support setelah level Fibo.
Pasangan ini bisa menghadapi penghalang di sekitar level psikologis 184,00.
GBP/JPY kesulitan untuk menghentikan penurunan tiga hari, saat ini diperdagangkan di sekitar 183,80 yang sejalan dengan Exponential Moving Average (EMA) 21 hari selama sesi Eropa pada hari Jumat. Pasangan ini mengalami tekanan ke atas karena data inflasi Jepang yang suram.
Indeks Harga Konsumen (IHK) Tokyo (YoY) turun menjadi 2,9% di bulan Agustus dibandingkan perkiraan 3,0%, dari 3,2% sebelumnya. CPI Tokyo selain Makanan, Energi (YoY) tetap tidak berubah di angka 4%, sedangkan CPI Tokyo selain Makanan Segar (YoY) turun menjadi 2,8% dari angka 3% di bulan Juli, sedikit lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 2,9%.
Pasangan ini bisa menemui support di sekitar terendah mingguan di 183,35, mengikuti Fibonacci retracement 38,2% di level 182,78. Penembusan kuat di bawah level tersebut dapat membuka kemungkinan bagi pasangan GBP/JPY untuk menavigasi wilayah di sekitar EMA 50-hari di level 181,61.
Pada sisi positifnya, level psikologis 184,00 tampaknya menjadi resistensi utama. Penembusan di atas level tersebut dapat mendukung pasangan ini untuk menjelajahi area di sekitar EMA sembilan hari di 184,52.
Relative Strength Index (RSI) 14 hari masih di bawah 50, menunjukkan bias bearish dari para pedagang GBP/JPY. Garis Moving Average Convergence Divergence (MACD) tetap berada di atas garis tengah namun berada di bawah garis sinyal, yang menunjukkan bahwa momentum saat ini lebih lemah.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
