USD/CAD MENGHENTIKAN KERUGIAN BERUNTUN DUA HARI, BERBALIK MENUJU 1,3600

avatar
· Views 108


 
 USD/CAD pulih dari penurunan baru-baru ini menjelang IHK Utama AS.
 Membaiknya harga WTI memberikan dukungan terhadap penguatan Dolar Kanada (CAD).
 Investor menunggu angka inflasi AS untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keputusan kebijakan Fed.
 USD/CAD diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 1,3580 selama sesi Eropa pada hari ini, menghentikan penurunan dua hari berturut-turut.  Pasangan ini menghadapi tantangan karena melemahnya Dolar AS (USD) pada hari Senin.  Namun, membaiknya imbal hasil Treasury AS mungkin membatasi penurunan dolar.

 Membaiknya harga minyak mentah WTI turut mendukung penguatan Dolar Kanada (CAD) karena Kanada merupakan salah satu pemasok minyak mentah terbesar ke Amerika Serikat.  Skenario ini bertindak sebagai faktor pembatas potensi kekuatan pasangan USD/CAD.

 Western Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar $87,30 per barel pada saat penulisan.  Tingkat harga ini didukung oleh pengurangan produksi minyak mentah berkepanjangan yang diterapkan oleh Arab Saudi dan Rusia, sehingga mendorong harga WTI ke level tertinggi sejak November 2022.

 Gubernur Bank of Canada (BoC) Tiff Macklem mengindikasikan pada hari Kamis bahwa kebijakan moneter mungkin perlu dibatasi secara tepat untuk memulihkan stabilitas harga.  Namun, Macklem juga menyatakan kekhawatirannya terhadap masih adanya inflasi.

 Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja Dolar AS (USD), diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 104,80.  Greenback diperkirakan akan tetap tangguh didukung oleh terus mengalirnya data ekonomi positif dari Amerika Serikat (AS).

 Investor akan mencermati rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Agustus mendatang dari AS, yang dijadwalkan pada hari Rabu.  Rilis data ini dapat memberikan wawasan tambahan mengenai situasi inflasi AS.

 CPI AS diperkirakan menunjukkan kenaikan 0,5% bulan ke bulan, mewakili peningkatan dari angka 0,2% pada periode sebelumnya.  Sedangkan angka CPI Inti diperkirakan akan tetap konsisten di angka 0,2%.

 Investor telah memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) oleh Federal Reserve (Fed) AS pada pertemuan bulan November atau Desember.  Seiring dengan hal ini, The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lama.  Nada hawkish ini mungkin mengangkat Dolar AS (USD) dan membatasi sisi bawah pasangan USD/CAD.

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest