Euro menyerah pada penguatan Dolar AS.
Saham-saham di Eropa membuka sesi hari Senin ini dengan defensif.
EUR/USD mundur ke terendah baru tahun 2023 di sekitar 1,0460.
Indeks USD (DXY) naik ke puncak baru di 107,00.
Lowongan Kerja JOLT akan menjadi pusat perhatian di sesi selanjutnya.
Euro (EUR) mempercepat penurunannya terhadap Dolar AS (USD), menyeret EUR/USD ke area terendah baru tahun ini di sekitar 1,0460 pada hari Selasa.
Sementara itu, kenaikan Greenback masih belum mereda untuk sesi berikutnya, melewati rintangan 107,00 ketika diukur dengan Indeks USD (DXY) untuk pertama kalinya sejak akhir November 2022. Perlu dicatat bahwa indeks tersebut telah memasuki kenaikan minggu ke-12 berturut-turut.
Prospek kebijakan moneter tetap tidak berubah, karena investor mempertahankan ekspektasi mereka terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) sebesar 25 bps sebelum akhir tahun. Pada saat yang sama, diskusi pasar masih berlanjut mengenai potensi terhentinya penyesuaian kebijakan di Bank Sentral Eropa (ECB), meskipun tingkat inflasi melampaui target bank tersebut dan meningkatnya kekhawatiran mengenai potensi resesi atau bahkan stagflasi di wilayah tersebut.
Kurangnya rilis data dalam kalender ekonomi domestik membuat perhatian tertuju pada publikasi Lowongan Kerja JOLTs untuk bulan Agustus dan indeks Optimisme Ekonomi IBD/TIPP.
Intisari harian penggerak pasar: Euro masih berada di bawah tekanan akibat aksi beli USD
EUR melanjutkan retracement vs USD.
Sejauh ini imbal hasil AS dan Jerman tampak sedikit dalam tawaran beli pada hari Selasa.
Pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed sebelum akhir tahun ini.
Investor mengantisipasi kebuntuan dalam upaya pengetatan ECB.
RBA membiarkan OCR tidak berubah di 4,10%, seperti yang diharapkan.
Kekhawatiran terhadap intervensi Valas tetap kuat di sekitar USD/JPY.
Analisis Teknis: Sisi bawah selanjutnya adalah 1,0290
EUR/USD menghadapi peningkatan tekanan jual dan mencetak terendah baru tahun ini di kisaran 1,0460/55 pada hari Selasa.
Pada sisi negatifnya, kelanjutan penurunan akan mendorong EUR/USD untuk menemui support berikutnya di level bulat 1,0300 sebelum support minor di terendah mingguan 1,0290 (30 November 2022) dan 1,0222 (21 November 2022).
Jika terjadi upaya bullish sesekali, pasangan ini akan menghadapi penghalang berikutnya di tertinggi mingguan 1,0767 (12 September), sebelum mencapai SMA 200-hari yang penting di 1,0825. Jika pasangan ini menembus melampaui level ini, hal ini mungkin akan menjadi tantangan bagi puncak mingguan di 1,0945 (30 Agustus) dan penghalang psikologis di 1,1000. Pelampauan level tersebut mungkin mendorong pasangan ini untuk menguji puncak Agustus di 1,1064 (10 Agustus) di depan tertinggi mingguan di 1,1149 (27 Juli) dan puncak tahun 2023 di 1,1275. (18 Juli).
Namun, penting untuk diingat bahwa selama EUR/USD masih berada di bawah SMA 200-hari, kemungkinan akan ada lebih banyak tekanan negatif.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้