USD/CAD MEMPERPANJANG KERUGIAN DEKAT 1,3650 KARENA HARGA MINYAK YANG MENINGKAT, KETEGANGAN DI TIMUR TENGAH

avatar
· Views 74



 
 USD/CAD melanjutkan penurunan karena harga minyak WTI yang lebih tinggi, ditambah dengan data ketenagakerjaan Kanada yang meningkat.
 Konflik Palestina-Israel dapat memberikan kontribusi dukungan terhadap harga minyak.
 Nonfarm Payrolls AS yang optimis memberikan dukungan untuk menopang Dolar AS (USD).
 USD/CAD melanjutkan penurunan beruntun untuk sesi ketiga berturut-turut, diperdagangkan lebih rendah di sekitar 1,3650 selama awal sesi Asia pada hari Senin.  Pasangan ini menghadapi tantangan karena kenaikan tajam harga minyak, yang mungkin disebabkan oleh konflik militer Palestina-Israel.

 Konflik tersebut mungkin telah memicu lonjakan baru harga minyak.  Meningkatnya ketegangan geopolitik dapat mempengaruhi Dolar Kanada (CAD), terutama karena Kanada merupakan eksportir minyak terbesar ke Amerika Serikat (AS).

 Harga minyak Western Texas Intermediate (WTI) melanjutkan kenaikannya pada hari kedua, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar $85,80 per barel, pada saat penulisan.

 Selain itu, data besar dari Kanada mungkin mendukung Dolar Loonie, Perubahan Bersih dalam Ketenagakerjaan pada bulan September mencetak angka yang lebih tinggi sebesar 63,8 ribu dari perkiraan 20,0 ribu, yaitu angka 39,9 ribu pada bulan Agustus.  Selain itu, Tingkat Pengangguran pada bulan tersebut tetap konsisten di angka 5,5% dibandingkan konsensus pasar sebesar 5,6%.

 Pasar memantau dengan cermat konflik militer yang kembali terjadi di Timur Tengah yang melibatkan Palestina dan Israel.  Kekhawatirannya adalah konflik ini berpotensi meningkat dan menyebar ke wilayah lain di kawasan ini, sehingga menimbulkan ketidakpastian geopolitik yang dapat berdampak pada pasar global.

 Indeks Dolar AS (DXY) telah bangkit kembali setelah penurunan tiga hari berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 106,20, pada saat ini.  Kekuatan Dolar AS (USD) dapat dikaitkan dengan data Nonfarm Payrolls AS yang mengesankan yang dirilis pada hari Jumat.

 Laporan pekerjaan bulan September menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 336.000 pekerjaan, melampaui ekspektasi pasar sebesar 170.000.  Angka yang direvisi untuk bulan Agustus mencapai 227.000.  Namun, Pendapatan Per Jam Rata-Rata (MoM) AS tetap stabil di 0,2% pada bulan September, jauh dari ekspektasi 0,3%.  Secara tahunan, laporan tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 4,2%, di bawah angka konsisten yang diantisipasi sebesar 4,3%.

 Imbal hasil Treasury AS juga meningkat, didorong oleh ekspektasi Federal Reserve (Fed) yang akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lama.  Saat ini, imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun sekali lagi berada di level 4,80% mendekati puncaknya sejak tahun 2007.

 Investor kemungkinan akan memantau pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) mendatang, yang akan membahas strategi untuk menstabilkan nilai tukar internasional dan mendorong pembangunan.

 Selain itu, perhatian akan terfokus pada Indeks Harga Produsen Inti AS pada minggu ini, karena indeks ini memainkan peran penting dalam mengukur tren inflasi dan kondisi ekonomi di Amerika Serikat.

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest