GBP/USD BERHASIL BERTAHAN DI ATAS 1,2200, BULLS TETAP DI SAMPING DItengah KETEGANGAN GEOPOLITIK

avatar
· Views 56



 GBP/USD membalikkan penurunan sesi Asia ke level-level di bawah 1,2200, meskipun tidak ada tindak lanjut aksi beli.
 Meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan ekspektasi Fed yang hawkish mendukung USD.
 Ekspektasi bahwa BoE akan segera menaikkan suku bunga menahan kenaikan GBP dari memasang taruhan agresif.
 Pasangan GBP/USD menarik beberapa aksi beli-saat-turun menyusul celah bearish kecil yang terbuka ke level-level di bawah 1,2200 pada hari pertama minggu baru dan bergerak kembali mendekati level tertinggi satu minggu yang dicapai pada hari Jumat.  Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar area 1,2220-1,2225 dan tetap bergantung pada dinamika harga Dolar AS (USD).

 Dolar safe-haven mendapat sedikit peningkatan setelah perpindahan dana global ke aset-aset yang lebih aman, yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.  Kelompok militan Hamas di Gaza, Palestina, menyerang kota-kota Israel dalam tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada hari Sabtu.  Sebagai tanggapan, Israel melancarkan serangan udara ke Gaza dan menyatakan perang terhadap daerah kantong Palestina di Gaza pada hari Minggu, yang mengakibatkan ratusan korban jiwa di kedua sisi.  Meskipun demikian, ketidakpastian mengenai jalur kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) di masa depan menghambat pembeli USD untuk memasang taruhan agresif dan memberikan dukungan pada pasangan GBP/USD.

 Data pekerjaan bulanan AS (NFP) yang diawasi ketat dan dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa perekonomian menambahkan 336 ribu pekerjaan pada bulan September, lebih tinggi dari perkiraan pasar dan angka revisi naik bulan sebelumnya sebesar 227 ribu.  Data tersebut menegaskan kembali spekulasi setidaknya satu kali lagi kenaikan suku bunga Fed pada akhir tahun, yang tetap mendukung peningkatan imbal hasil obligasi Treasury AS dan menopang USD.  Namun rincian tambahan dari laporan tersebut mengungkapkan bahwa pertumbuhan upah tetap moderat selama bulan laporan dan meredakan kekhawatiran inflasi.  Hal ini, pada gilirannya, memungkinkan The Fed untuk melunakkan sikap hawkishnya.

 Oleh karena itu, investor terus mencermati rilis risalah pertemuan FOMC pada hari Rabu minggu ini, yang akan diikuti oleh angka inflasi konsumen AS terbaru pada hari Kamis.  Hal ini akan membantu investor menentukan langkah kebijakan The Fed selanjutnya, yang pada gilirannya akan menentukan pergerakan USD dan memberikan dorongan baru pada pasangan GBP/USD.  Sementara itu, ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan kembali mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan berikutnya di bulan November mungkin akan terus melemahkan Pound Inggris (GBP) dan membatasi kenaikan harga spot.

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest