USD/INR MENCATAT KEUNTUNGAN SEDIKIT JELANG WPI INDIAN, DATA PENJUALAN RITEL AS

avatar
· Views 81


  • Rupee India kesulitan untuk mendapatkan kekuatan pada hari Kamis di tengah permintaan USD yang baru dan imbal hasil obligasi Treasury AS yang lebih tinggi.
  • Arus keluar modal asing dan laporan IHK AS yang optimis pada bulan Februari mungkin akan menyeret INR lebih rendah dalam waktu dekat.
  • Indeks Harga Grosir (WPI) Makanan, Bahan Bakar dan Inflasi India, serta Penjualan Ritel AS akan dirilis pada hari Kamis.

Rupee India (INR) diperdagangkan dengan catatan negatif pada hari Kamis karena penguatan Dolar AS (USD) dan imbal hasil obligasi Treasury AS yang lebih tinggi. Penurunan USD/INR kemungkinan akan terbatas dalam waktu dekat di tengah arus keluar asing dan laporan CPI AS yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan Februari menunjukkan bahwa Federal Reserve (Fed) akan menunggu lebih lama untuk menurunkan suku bunga. Selain itu, rebound harga minyak juga membebani INR karena India menempati peringkat ketiga di dunia dalam hal konsumsi minyak.

Pelaku pasar menunggu Indeks Harga Grosir (WPI) Makanan, Bahan Bakar, dan Inflasi India pada hari Kamis untuk mencari dorongan baru. Inflasi WPI India diperkirakan turun menjadi 0,25% YoY di bulan Februari dari 0,27% di bulan Januari. Dalam kalender ekonomi AS, Penjualan Ritel AS akan menjadi sorotan utama pada hari Kamis. Selain itu, Indeks Harga Produsen (IHP), Persediaan Bisnis, dan Klaim Pengangguran Awal mingguan seperti biasa akan dirilis hari ini.


คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest