PERKIRAAN HARGA EMAS: XAU/USD MELAKUKAN KEMBALI KERUGIAN TERBARU INI, NAIK MENDEKAT $2,170

avatar
· Views 87



  • Harga emas naik lebih tinggi karena Greenback yang lemah pada hari Senin.
  • Dolar AS menerima tekanan ke bawah karena spekulasi The Fed akan memulai penurunan suku bunga mulai bulan Juni.
  • Harga emas dapat menghadapi tantangan karena imbal hasil Treasury AS bergerak lebih rendah karena membaiknya sentimen risiko.

Harga emas naik mendekati $2.170 per troy ounce, memulihkan kerugian dari dua sesi sebelumnya. Kenaikan harga Emas dapat dikaitkan dengan melemahnya Dolar AS (USD), yang dipengaruhi oleh sentimen dovish seputar sikap Federal Reserve terhadap lintasan suku bunga. Sentimen pasar cenderung ke arah The Fed yang memulai penurunan suku bunga mulai bulan Juni, dan pelemahan Greenback telah memperkuat daya tarik emas batangan.

Selama konferensi pers, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mencatat bahwa peningkatan pengangguran yang tidak terduga dapat menyebabkan bank sentral mempertimbangkan penurunan suku bunga. Powell juga meyakinkan pasar bahwa The Fed tidak akan terburu-buru menanggapi angka inflasi yang meningkat selama beberapa bulan berturut-turut. Selain itu, harga Emas didukung oleh indikasi baru-baru ini dari para pengambil kebijakan The Fed bahwa mereka masih mengantisipasi penurunan suku bunga sebesar tiga perempat poin persentase pada akhir tahun 2024, meskipun angka inflasi baru-baru ini tinggi.

Memang benar, penurunan imbal hasil (yield) AS menunjukkan adanya pergeseran sentimen investor terhadap obligasi Treasury AS, yang berpotensi menimbulkan tantangan bagi aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) seperti Emas. Dengan imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun tetap stabil masing-masing di 4,60% dan 4,21%. Investor mungkin menganggap obligasi yang relatif aman dan stabil lebih menarik dibandingkan dengan Emas.

Pembacaan inflasi AS mendatang diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap harga logam mulia. Trader emas akan mencermati rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat tahun 2023 dan laporan indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika Serikat (AS) selama sepekan, karena indikator-indikator tersebut dapat memberikan wawasan mengenai tekanan inflasi dan mempengaruhi harga Emas


คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest