Waller berkomentar dalam pidatonya bahwa suku bunga perlu dinaikkan lebih lama dari perkiraan dan perlunya melihat lebih banyak kemajuan inflasi sebelum mendukung penurunan suku bunga. Dia melihat awal dari siklus pelonggaran pada tahun 2024, meskipun dia menyarankan perlunya melihat data inflasi berbulan-bulan berturut-turut menuju ke 2%.
Wall Street mengakhiri sesi dengan beragam, sementara imbal hasil Treasury AS anjlok dan Greenback stagnan di 104,29.
Data ekonomi AS kosong pada hari Rabu. Sebaliknya, kalender ekonomi Australia menunjukkan bahwa inflasi bulan Februari mencapai 3,4% YoY selama tiga bulan berturut-turut. Selanjutnya, data Kredit Perumahan untuk bulan Februari akan dirilis mengikuti data bulan Januari sebesar 0,4% MoM. Selain itu, Penjualan Ritel pada periode yang sama diperkirakan melambat dari 1,1% menjadi 0,4% MoM.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
