Tren naik emas tetap utuh, meskipun Relative Strength Index (RSI) berubah menjadi overbought karena XAU/USD menembus level tertinggi 21 Maret di $2.223. Ketika suatu aset mengalami tren naik yang signifikan, RSI-nya biasanya melampaui angka 70, menandakan bahwa momentum bullish sedang terakumulasi. Pembacaan RSI di atas 80 sering dianggap sebagai indikasi kondisi jenuh beli yang ekstrem. Oleh karena itu, kenaikan lebih lanjut terlihat jika pembeli mempertahankan harga spot logam kuning di atas harga spot logam kuning, sehingga membuka jalan untuk menantang $2.300.
Di sisi lain, jika XAU/USD menyelam di bawah $2.200, carilah kemunduran menuju harga tertinggi 4 Desember, yang berubah menjadi support di $2.146, yang dapat memperburuk aksi jual dan membuat harga XAU/USD terjun menuju $2.100. Support berikutnya adalah tertinggi 28 Desember di $2,088
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
