- NZD/USD menguat karena The Fed diperkirakan akan memulai penurunan suku bunga mulai bulan Juni.
- Ketua Fed Powell mencatat bahwa data inflasi AS baru-baru ini menegaskan posisi The Fed mengenai penurunan suku bunga pada tahun 2024.
- NZD terhibur dengan angka PMI Indeks Manajer Pembelian Tiongkok yang menggembirakan.
NZD/USD melanjutkan kenaikannya untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Senin, naik tipis mendekati 0,5980 selama jam perdagangan Asia. Pasangan NZD/USD merespons positif komentar dovish yang dibuat oleh Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell pada hari Jumat. Powell mencatat bahwa data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika Serikat (AS) baru-baru ini sesuai dengan ekspektasi, menegaskan posisi The Fed mengenai potensi penurunan suku bunga untuk tahun ini.
Gubernur Dewan Federal Reserve Christopher Waller telah menegaskan kembali pendiriannya bahwa “tidak terburu-buru” untuk memberlakukan penurunan suku bunga, terutama mengingat tekanan inflasi yang sedang berlangsung. Lebih jauh lagi, Presiden Fed San Francisco Mary C. Daly juga mengutarakan sentimen ini, dengan menekankan bahwa meskipun The Fed siap untuk menyesuaikan suku bunga berdasarkan data, namun hal ini tidak perlu segera dilakukan mengingat kuatnya perekonomian AS dan minimalnya risiko bencana. kecenderungan untuk menurun.
Indeks Dolar AS (DXY) menghadapi tantangan karena imbal hasil Treasury AS yang lebih rendah. DXY berada di sekitar 104,50 dengan imbal hasil kupon obligasi AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing sebesar 4,60% dan 4,19%, pada saat penulisan. Pejabat Fed mempertahankan proyeksi penurunan suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun ini. Pelaku pasar mengantisipasi pemotongan pertama ini akan terwujud pada pertemuan bulan Juni.
Di sisi lain, Dolar Selandia Baru (NZD) mengalami tekanan ke bawah di tengah spekulasi bahwa Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) akan memulai kebijakan penurunan suku bunga mulai awal tahun depan.
Lebih jauh lagi, Gubernur RBNZ Adrian Orr telah mengindikasikan bahwa bank sentral telah membuat kemajuan dalam mengembalikan inflasi ke kisaran targetnya, dan juga menyatakan bahwa suku bunga telah mencapai puncaknya dan penurunan suku bunga semakin mungkin terjadi.
Selain itu, Dolar Kiwi (NZD) didukung oleh angka Indeks Manajer Pembelian (PMI) Tiongkok yang positif, menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur Tiongkok mengalami ekspansi pertamanya dalam enam bulan di bulan Maret.
Pada hari Senin, PMI Manufaktur Caixin Tiongkok berada di 51,1, dibandingkan ekspektasi sebelumnya sebesar 51,0 dan 50,9. Pada hari Minggu, PMI Manufaktur Biro Statistik Nasional (NBS) Tiongkok naik menjadi 50,8 pada bulan Maret dari 49,1 pada bulan sebelumnya. Selain itu, PMI Non-Manufaktur NBS meningkat menjadi 53,0 di bulan Maret dari 51,4 di bulan Februari.
Pedagang dapat menjadi berhati-hati menjelang data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM dari Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan akan dirilis di sesi Amerika Utara nanti. Pada hari Kamis, Izin Bangunan akan dirilis oleh Statistik Selandia Baru
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
