Institute for Supply Management (ISM) mengungkapkan aktivitas dunia usaha pada bulan Maret mengalami ekspansi untuk pertama kalinya sejak September 2022, yang merupakan indikasi perekonomian tetap solid. PMI Manufaktur berada di angka 50,3, melebihi perkiraan 48,4 dan melampaui angka bulan Februari sebesar 47,8. Laporan yang sama mengungkapkan bahwa Indeks Harga yang Dibayar meningkat menjadi 55,8, level tertinggi sejak Agustus 2022, ketika mencapai 52,5. Hal ini dapat menghalangi Federal Reserve untuk melakukan pelonggaran kebijakan, karena perekonomian berjalan lebih baik dari perkiraan.
Sekitar pukul 13:45 GMT (21:45 WIB), S&P Global mengungkapkan revisi terbaru PMI Manufaktur Amerika Serikat bulan Maret, yaitu 51,9, di bawah pembacaan sebelumnya sebesar 52,2.
Setelah data tersebut, EUR/USD telah melanjutkan penurunannya melewati angka psikologis 1,0750, yang dapat memperburuk pengujian swing low 14 Februari di 1,0694.
Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja dolar terhadap sejumlah mata uang lainnya yang menguat 0,36%, naik di 105,93, sementara imbal hasil Treasury AS naik. Suku bunga acuan obligasi 10 tahun berada pada 4,305%, naik hampir sepuluh basis poin.
Setelah rilis data, pedagang pasar uang melihat peluang 61% bagi The Fed untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, seperti yang digambarkan melalui CME FedWatch Tool.
Di AS, kalender ekonomi Zona Euro (UE) akan menampilkan rilis IMP manufaktur HCOB untuk Spanyol, Italia, Prancis, Jerman, dan seluruh blok. Sebagian besar data, kecuali Spanyol, diperkirakan akan semakin memburuk dan tetap berada di wilayah resesi.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
