GBP/USD rebound dari posisi terendah karena komentar pejabat Fed dan data sektor jasa AS mempengaruhi dinamika mata uang

avatar
· Views 91


Institute for Supply Management (ISM) mengungkapkan PMI Jasa yang lebih lemah dari perkiraan, bersamaan dengan Ketua Fed Jerome Powell, yang menegaskan kembali bahwa suku bunga akan diturunkan, namun hal tersebut akan bergantung pada data yang akan datang. Sebaliknya, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic tetap pada pendiriannya untuk hanya melakukan satu kali penurunan suku bunga, dan menambahkan bahwa hal tersebut bisa terjadi pada kuartal terakhir tahun 2024.

Sementara itu, imbal hasil Treasury AS memangkas kenaikan sebelumnya yang menjadi hambatan bagi dolar. Indeks Dolar AS (DXY) yang melacak kinerja mata uang Amerika terhadap enam mata uang lainnya, anjlok 0,46%, turun ke 104,26. Hal ini terjadi setelah rilis IMP Manufaktur ISM membuat DXY menguat ke angka 105,00.


คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

  • tradingContest