USD/JPY telah diperdagangkan pada level tertinggi dalam sejarah karena perbedaan suku bunga di kedua negara. Di Amerika angkanya di atas 5,0% sedangkan di Jepang tetap di kisaran 0,0%.
Perbedaannya signifikan karena lebih menguntungkan USD dibandingkan JPY karena investor dapat memperoleh bunga lebih tinggi hanya dengan memarkir uangnya di AS.
Dampak dari perbedaan ini terlihat dari data Neraca Transaksi Berjalan Jepang yang dirilis pada hari Senin, yang menunjukkan tingkat arus masuk bersih ke Jepang pada bulan Februari yang lebih rendah dari perkiraan. Surplus yang diharapkan lebih dari 3 miliar JPY padahal sebenarnya angkanya mencapai 2,6 miliar JPY.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
