NZD/USD BERGERAK DI BAWAH 0,6000 SETELAH KOMENTAR HAWKISH DARI KASHKARI FED

avatar
· Views 109



  • NZD/USD terus melemah karena sentimen The Fed yang memperpanjang suku bunga lebih tinggi.
  • Imbal hasil Treasury AS yang lebih tinggi memberikan dukungan terhadap Dolar AS.
  • Pasar Kiwi tampaknya gelisah dalam mengantisipasi rilis data penting dari mitra dagang utamanya, Tiongkok.

NZD/USD diperdagangkan di sekitar 0,5990 selama sesi Asia pada hari Rabu, menandai penurunan hari kedua berturut-turut. Penurunan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh sentimen Federal Reserve (Fed) yang mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu lama. Selain itu, pernyataan hawkish dari Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari telah memperkuat Dolar AS, sehingga memberikan tekanan ke bawah pada pasangan NZD/USD.

Komentar Presiden Kashkari menunjukkan ekspektasi suku bunga akan tetap tidak berubah untuk jangka waktu yang signifikan, seperti yang dilaporkan oleh Reuters. Meskipun kemungkinan kenaikan suku bunga rendah, hal ini tidak sepenuhnya dikesampingkan.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, naik tipis mendekati 105,50. Imbal hasil Treasury AS yang lebih tinggi memberikan dukungan bagi Greenback. Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing berada di 4,84% dan 4,47%, pada saat berita ini dimuat.

Pekan lalu, sinyal dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengindikasikan niat untuk menunda langkah pelonggaran moneter hingga tahun 2025, dengan alasan tekanan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan pada kuartal pertama. Sikap ini dapat memberikan dukungan untuk Dolar Selandia Baru (NZD).

Selain itu, pasar Kiwi tampak gelisah menjelang rilis data penting dari mitra dagang utamanya, Tiongkok. Ini termasuk data Neraca Perdagangan untuk bulan April pada hari Kamis dan pembacaan Indeks Harga Konsumen pada hari Sabtu.

Di Selandia Baru, meningkatnya kekhawatiran mengenai perekonomian domestik telah muncul, terutama setelah peringatan dari Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) bahwa Wellington mengalami pertumbuhan produktivitas yang lebih rendah karena persaingan yang tidak memadai, terutama di sektor supermarket.


คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

  • tradingContest