menjelang keputusan kebijakan FOMC.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengungkapkan bahwa IHK tidak berubah pada 0% MoM, di bawah perkiraan 0,1% dan kenaikan di bulan April sebesar 0,3%. Dalam dua belas bulan hingga Mei, angka tersebut naik sebesar 3,3%, di bawah konsensus bulan April dan 3,4%.
Angka inflasi yang mendasarinya turun dari 0,3% menjadi 0,2% MoM, sementara secara tahunan mencapai 3,4%, lebih rendah dari ekspektasi sebesar 3,5% dan bulan April sebesar 3,6%.
Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10-tahun anjlok 14 basis poin menjadi 4,266%, level terendah sejak April, setelah memulai sesi pada 4,426%. Hal ini mendorong harga Emas menuju level tertinggi mingguan $2,341 sebelum stabil di sekitar $2,324.
Data dari Chicago Board of Trade (CBOT) menunjukkan bahwa para pedagang memperkirakan pelonggaran sebesar 39 basis poin (bps), berdasarkan kontrak berjangka suku bunga dana fed fund pada bulan Desember 2024. Sementara itu, CME FedWatch Tool menunjukkan peluang penurunan suku bunga sebesar 25 bps pada bulan September melonjak dari 46,8% sehari yang lalu menjadi 61,3%.
Data inflasi AS muncul menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya dan memperbarui proyeksi ekonominya. Pedagang akan mencari petunjuk tentang jalur suku bunga di masa depan
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้