- USD/JPY diperdagangkan sideways di dekat 158,00 karena investor mencari isyarat baru mengenai jangka waktu penurunan suku bunga The Fed.
- Penjualan Ritel AS hampir tidak tumbuh pada bulan Mei dibandingkan ekspektasi 0,2%.
- Risalah pertemuan BoJ bulan Juni menunjukkan bahwa para pengambil kebijakan membahas kenaikan suku bunga lebih cepat.
Pasangan USD/JPY diperdagangkan mendekati tertinggi tujuh minggu di dekat 158,00 di sesi Eropa hari ini. Reli tampaknya terhenti untuk sementara waktu di tengah ketidakpastian mengenai jalur suku bunga Federal Reserve (Fed) dan rilis data Indeks Harga Konsumen Nasional (CPI) Jepang untuk bulan Mei, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat.
Sentimen pasar tetap positif untuk aset-aset yang dipersepsikan berisiko di tengah meningkatnya spekulasi bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan September. Kontrak berjangka S&P 500 telah membukukan beberapa kenaikan pada jam perdagangan Eropa. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun tipis ke 105,15.
Ekspektasi pasar terhadap The Fed untuk mulai menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan September menguat setelah data Penjualan Ritel Amerika Serikat (AS) untuk bulan Mei meleset dari perkiraan. Penjualan Ritel Bulanan tumbuh sebesar 0,1%, lebih lambat dari ekspektasi sebesar 0,2%. Laporan Penjualan Ritel juga menunjukkan bahwa rumah tangga mengurangi pengeluaran diskresi, yang mengindikasikan lemahnya daya beli akibat tingginya tingkat inflasi.
- USD/JPY diperdagangkan sideways di dekat 158,00 karena investor mencari isyarat baru mengenai jangka waktu penurunan suku bunga The Fed.
- Penjualan Ritel AS hampir tidak tumbuh pada bulan Mei dibandingkan ekspektasi 0,2%.
- Risalah pertemuan BoJ bulan Juni menunjukkan bahwa para pengambil kebijakan membahas kenaikan suku bunga lebih cepat.
Pasangan USD/JPY diperdagangkan mendekati tertinggi tujuh minggu di dekat 158,00 di sesi Eropa hari ini. Reli tampaknya terhenti untuk sementara waktu di tengah ketidakpastian mengenai jalur suku bunga Federal Reserve (Fed) dan rilis data Indeks Harga Konsumen Nasional (CPI) Jepang untuk bulan Mei, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat.
Sentimen pasar tetap positif untuk aset-aset yang dipersepsikan berisiko di tengah meningkatnya spekulasi bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan September. Kontrak berjangka S&P 500 telah membukukan beberapa kenaikan pada jam perdagangan Eropa. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun tipis ke 105,15.
Ekspektasi pasar terhadap The Fed untuk mulai menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan September menguat setelah data Penjualan Ritel Amerika Serikat (AS) untuk bulan Mei meleset dari perkiraan. Penjualan Ritel Bulanan tumbuh sebesar 0,1%, lebih lambat dari ekspektasi sebesar 0,2%. Laporan Penjualan Ritel juga menunjukkan bahwa rumah tangga mengurangi pengeluaran diskresi, yang mengindikasikan lemahnya daya beli akibat tingginya tingkat inflasi.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้