WTI TETAP TERKENA TEKANAN DI BAWAH $79,50 DI TENGAH KEKHAWATIRAN PERMINTAAN

avatar
· Views 92



  • WTI diperdagangkan di wilayah negatif untuk hari keempat berturut-turut $78,00 pada hari Selasa.
  • Kekhawatiran permintaan minyak terus membebani harga WTI.
  • Morgan Stanley memperkirakan harga minyak akan turun ke pertengahan $70-an pada tahun 2025 di tengah surplus.

Harga minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan sekitar $79,00 pada hari Selasa. Harga WTI turun mendekati level terendah dalam lebih dari sebulan di tengah kekhawatiran permintaan minyak dan meningkatnya stok.

Federal Reserve AS (Fed) akan mengadakan pertemuan kebijakan pada 30-31 Juli, tanpa ada perubahan suku bunga yang diharapkan. Namun, pelaku pasar melihat tanda-tanda kemungkinan pemangkasan suku bunga pada September. Rilis data ekonomi utama AS minggu ini dapat memberikan beberapa petunjuk tentang jalur suku bunga di AS. Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal kedua dan data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) untuk Juni, akan dirilis masing-masing pada hari Kamis dan Jumat. "Jika kita mendapatkan indikasi pemangkasan suku bunga, Fed dapat berdampak positif terhadap aset yang sensitif terhadap risiko seperti minyak," kata analis UBS Giovanni Staunovo.


คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

  • tradingContest