- EUR/USD turun tajam karena Dolar AS bangkit kembali dengan kuat.
- Dolar AS pulih menjelang PMI Manufaktur ISM AS dan data NFP untuk bulan Juli.
- Pertumbuhan inflasi Zona Euro yang lebih cepat dari perkiraan telah menimbulkan keraguan atas spekulasi pemotongan suku bunga ECB pada bulan September.
Pasangan EUR/USD menghadapi aksi jual hebat setelah menembus di bawah level support bulat 1,0800 dan mencatat level terendah baru dalam tiga minggu di 1,0777 pada sesi Eropa hari Kamis. Pasangan mata uang utama ini melemah setelah pemulihan tajam dalam Dolar AS (USD). Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, melonjak ke 104,40 setelah pulih dari level terendah baru mingguan di 103,86.
Dolar AS menguat karena pelaku pasar telah mengabaikan arahan dovish Federal Reserve (Fed) terkait suku bunga dalam pengumuman kebijakan moneter pada hari Rabu. The Fed mempertahankan suku bunga pinjaman tetap pada kisaran 5,25%-5,50%. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan para pembuat kebijakan telah memperoleh keyakinan yang lebih besar dari data inflasi Q2.
Ketika ditanya tentang pemangkasan suku bunga pada bulan September, Powell menjawab, "Jika kita melihat inflasi bergerak turun sesuai dengan ekspektasi, pertumbuhan tetap cukup kuat, dan pasar tenaga kerja tetap konsisten dengan kondisi saat ini, maka saya pikir pemangkasan suku bunga bisa menjadi pembahasan dalam pertemuan bulan September", Reuters melaporkan.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
