- USD/JPY bangkit kembali dari level terendah empat bulan di 148,50 yang tercatat pada hari Kamis.
- PMI Manufaktur ISM AS turun ke level terendah delapan bulan sebesar 46,8 pada bulan Juli, turun dari 48,5 pada bulan Juni.
- Yen Jepang mungkin menguat karena BoJ mengindikasikan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut jika perekonomian membutuhkannya.
USD/JPY diperdagangkan di sekitar 149,40 selama sesi Asia pada hari Jumat setelah bangkit dari level terendah empat bulan di 148,50 yang tercatat pada hari Kamis. Kenaikan pasangan USD/JPY ini dapat dikaitkan dengan peningkatan Dolar AS (USD), yang dapat dikaitkan dengan meningkatnya sentimen penghindaran risiko menyusul data manufaktur dan ketenagakerjaan terkini yang meningkatkan kekhawatiran tentang ekonomi AS.
Dolar AS (USD) mendapat dukungan karena pasar tengah berjuang dengan tindakan penyeimbangan yang rumit. Namun, kemerosotan ekonomi meningkatkan ekspektasi terhadap penurunan suku bunga oleh Federal Reserve. FedWatch Tool milik CME mengindikasikan bahwa para pedagang sepenuhnya memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada tanggal 18 September. Lebih jauh, para pedagang menunggu data Nonfarm Payrolls dan Average Hourly Earnings AS mendatang untuk bulan Juli, yang akan dirilis pada sesi Amerika Utara nanti.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
