- Harga perak menghadapi aksi jual hebat di bawah $28,00 karena meningkatnya kekhawatiran permintaan.
- PMI Ketenagakerjaan dan Manufaktur AS yang lemah memicu risiko perlambatan global.
- Imbal hasil obligasi AS melemah karena investor memperkirakan Fed akan menyampaikan keputusan pemangkasan suku bunga besar-besaran.
Harga perak (XAG/USD) turun lebih dari 5%, turun di bawah $28,00 pada sesi Eropa hari Senin. Logam putih ini merosot ke level terendah hampir tiga bulan karena kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global meningkat setelah serangkaian data ekonomi Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa negara tersebut sedang bergerak menuju resesi.
Data AS terkini menunjukkan tanda-tanda permintaan tenaga kerja yang melambat dan sektor manufaktur yang sangat lemah. Tingkat Pengangguran AS naik ke level tertinggi sejak November 2021 sebesar 4,3%. Sementara itu, PMI Manufaktur untuk bulan Juli mengalami kontraksi lebih cepat menjadi 46,8. Permintaan Perak sebagai logam dengan aplikasi di berbagai industri, seperti: Kendaraan Listrik, energi terbarukan, dan kabel, dll.
Para investor tetap khawatir atas permintaan Silver karena kerentanan ekonomi China. Ekonomi China sedang mengalami fase sulit karena kondisi permintaan yang lemah di pasar domestik dan luar negeri.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้