- USD/JPY menghadapi tekanan setelah pulih mendekati 146,40 di tengah daya tarik safe haven Yen.
- Kekhawatiran terhadap perlambatan global dan kenaikan suku bunga BoJ yang lebih tinggi dari perkiraan telah memperkuat Yen Jepang.
- The Fed berencana memangkas suku bunga utamanya sebesar 50 bps pada bulan September.
Pasangan USD/JPY menghadapi tekanan dalam upaya untuk memperpanjang pemulihan di atas resistance intraday 146,40 pada sesi Eropa hari Selasa. Aset tersebut berjuang untuk memperpanjang pemulihannya karena daya tarik Yen Jepang (JPY) yang kuat sebagai tempat berlindung yang aman .
Sebelumnya, mata uang utama tersebut menemukan minat beli setelah mengalami penurunan selama lima hari karena Dolar AS (USD) bangkit kembali dari level terendah baru dalam enam bulan. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, melonjak mendekati 103,00. Sementara itu, Yen Jepang juga telah membukukan level terendah baru dalam tujuh bulan di 141,70 terhadap Dolar AS.
Daya tarik Yen sebagai aset safe haven meningkat signifikan karena kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global. Kekhawatiran akan potensi perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS) semakin dalam karena permintaan pasar tenaga kerjanya melambat secara signifikan. Selain itu, Tingkat Pengangguran AS meningkat menjadi 4,3%, yang merupakan yang tertinggi sejak November 2021.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้