- Harga emas turun di bawah $2.400, diperdagangkan pada $2.389, melanjutkan kerugian untuk hari kedua berturut-turut.
- Meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan Dolar AS membebani harga emas batangan.
- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, dengan serangan Hizbullah terhadap Israel utara, dapat mendukung Emas sebagai tempat berlindung yang aman.
Harga emas turun di bawah $2.400 pada hari Selasa, memperpanjang kerugiannya untuk hari kedua berturut-turut karena imbal hasil Treasury AS meningkat di tengah membaiknya sentimen pasar. Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membatasi kerugian logam emas tersebut. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan pada $2.389, turun sebesar 0,82%.
Pemulihan di pasar keuangan berlanjut pada hari Selasa, karena Nikkei pulih dan ditutup 10% di atas harga pembukaannya, menyusul penurunan 12% pada hari Senin. Oleh karena itu, indeks saham Eropa dan AS membukukan kenaikan yang solid.
Selain itu, Greenback masih dalam penawaran beli, yang menjadi hambatan bagi harga Emas Batangan. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja dolar terhadap enam mata uang, naik 0,30% menjadi 102,97.
Alasan lain untuk penurunan logam yang tidak memberikan imbal hasil adalah meningkatnya imbal hasil AS. Kupon obligasi acuan AS 10 tahun naik sepuluh basis poin (bps) menjadi 3,892%, meskipun para pedagang bersiap untuk pemotongan suku bunga sebesar 50 bps oleh Federal Reserve pada pertemuan September mendatang.
เขียนข้อความของคุณตอนนี้