- USD mengalami sedikit penurunan karena inflasi AS yang lebih rendah semakin menumpulkan daya tariknya.
- Angka CPI yang lebih rendah tetapi sejalan memberikan alasan bagi pasar untuk mengandalkan narasi dovish.
- Pasar masih mengantisipasi pemotongan suku bunga pertama pada bulan September.
Dolar AS (USD), yang diukur dengan Indeks Dolar AS (DXY), menunjukkan tren penurunan tipis di bawah level ambang batas 103,00 selama sesi perdagangan hari Rabu. Penurunan ini menyusul konfirmasi inflasi yang lebih rendah dari perkiraan di AS, yang sedikit membayangi prospek pasar tenaga kerja negara yang stabil.
Meskipun ekspektasi pasar mengenai keputusan mendatang mengenai kebijakan moneter tidak berubah secara substansial, proyeksi tren ekonomi AS masih mengarah ke tingkat pertumbuhan di atas tren. Pola ini menunjukkan bahwa pasar mungkin kembali melebih-lebihkan perlunya pelonggaran moneter yang agresif di masa mendatang.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้