- Nilai tukar Poundsterling menguat terhadap Dolar AS (USD) pada jam perdagangan Eropa hari Kamis. Pasangan GBP/USD memanfaatkan kinerja Dolar AS yang lesu karena pemangkasan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada bulan September menjadi sorotan setelah laporan CPI Amerika Serikat (AS) untuk bulan Juli menunjukkan bahwa tekanan harga berada di jalur yang tepat untuk kembali ke tingkat yang diinginkan sebesar 2%.
- Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, sedikit menurun setelah mencatat level terendah mingguan baru di 102,20. Laporan CPI pada hari Rabu menunjukkan bahwa tekanan inflasi tumbuh secara moderat, seperti yang diharapkan. Hal ini telah meningkatkan keyakinan bahwa Fed akan memberikan keputusan yang dovish dan melakukan pemotongan suku bunga pertamanya dalam lebih dari empat tahun. Namun, para pedagang tetap terbagi atas besarnya penurunan suku bunga pinjaman.
- Keyakinan atas pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada bulan September semakin meningkat berkat arahan suku bunga yang dovish dari Presiden Atlanta Fed Bank Raphael Bostic setelah rilis data inflasi. Bostic mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Financial Times (FT) bahwa ia merasa nyaman dengan pemangkasan suku bunga pada bulan September. Ketika ditanya tentang besaran pemangkasan suku bunga, Bostic mengatakan bahwa ia terbuka untuk setengah poin jika pasar tenaga kerja semakin memburuk.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้