MINYAK MENTAH TURUN DI BAWAH $70 KARENA OPEC DAN LIBYA MEMBANJIRI SISI PASOKAN

avatar
· Views 101



  • Minyak Mentah diperdagangkan jauh lebih rendah setelah beberapa hambatan muncul pada hari Selasa.
  • Gangguan di Libya diperkirakan akan teratasi, sementara ketakutan terhadap resesi di Cina dan Eropa membebani prospek permintaan.
  • Indeks Dolar AS diperdagangkan di atas 101,00 menjelang Laporan Pekerjaan AS pada hari Jumat.

Minyak Mentah berjuang untuk mendapatkan dukungan di sekitar $70,00 pada hari Rabu, memperpanjang kerugian setelah penurunan 5% pada hari Selasa yang menyebabkan perdagangan Minyak berada pada level terendah tahun ini sejauh ini. Beberapa berita utama yang keluar pada hari Selasa terlalu berat untuk ditanggung oleh para pedagang Minyak, menyebabkan bahan bakar hitam itu mengalami aksi jual. Hambatannya berlipat ganda, terjadi baik di sisi permintaan maupun di sisi penjualan persamaan.

Di sisi permintaan, data Indeks Manajer Pembelian terbaru dari Tiongkok menunjukkan perlambatan parah lainnya di sektor manufakturnya, yang berarti permintaan minyak akan semakin lesu. Sementara itu di Eropa, salah satu perusahaan inti Jerman, Volkswagen, telah mengumumkan rencana untuk menutup beberapa pabrik di negara asalnya, sebuah tanda yang menunjukkan bahwa Eropa mungkin menghadapi resesi yang parah. Di sisi pasokan, OPEC terus melaju dengan niatnya untuk menormalkan produksi, sementara kebuntuan politik di Libya hampir teratasi dan mungkin akan membuat minyak Libya kembali ke pasar lebih cepat dari yang diharapkan.



คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

  • tradingContest