USD/INR MENGUAT MENJELANG DATA KETENAGAKERJAAN AS

avatar
· Views 79



  • Rupee India diperdagangkan dengan bias bearish di sesi Asia hari Jumat.
  • Meningkatnya permintaan USD dari para importir melemahkan INR, tetapi intervensi RBI dan meningkatnya taruhan pemotongan suku bunga Fed mungkin akan membatasi penurunannya.
  • Laporan ketenagakerjaan AS bulan Agustus akan menjadi sorotan pada hari Jumat nanti.

Rupee India (INR) melanjutkan penurunannya pada hari Jumat setelah turun ke rekor penutupan terendah pada sesi sebelumnya. Para pedagang tetap waspada terhadap kemungkinan intervensi dari Bank Sentral India (RBI) melalui penjualan USD, yang mencegah INR terdepresiasi melewati level krusial 84. Namun, permintaan Dolar AS (USD) dari importir minyak dan portofolio asing mungkin membebani mata uang lokal.

Investor akan memantau dengan saksama data ketenagakerjaan AS bulan Agustus pada hari Jumat, termasuk Nonfarm Payrolls (NFP), Tingkat Pengangguran, dan Penghasilan Rata-rata Per Jam. Setiap tanda pelemahan lebih lanjut di pasar tenaga kerja dapat memicu ekspektasi penurunan suku bunga yang lebih dalam oleh Federal Reserve (Fed). Hal ini, pada gilirannya, dapat memberikan tekanan jual pada Greenback, membuat mata uang lain seperti Rupee India lebih menarik.


คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest