DOLAR AUSTRALIA TURUN KARENA DATA CHINA YANG LEMAH

avatar
· Views 106



  • Data CPI dan PPI Tiongkok yang lemah menandakan risiko deflasi, membebani AUD.
  • Risiko deflasi di Tiongkok dapat membatasi langkah fiskal untuk meningkatkan konsumsi.
  • Pemulihan USD juga berkontribusi terhadap kemerosotan.

AUD/USD turun 0,25% menjadi 0,6655 pada hari Senin, terbebani oleh kekhawatiran resesi dan data yang lemah dari Tiongkok. Data angka inflasi Tiongkok yang lemah mengisyaratkan risiko deflasi. Dolar AS menguat, yang juga membebani pasangan mata uang tersebut.

Perekonomian Australia menghadapi masa depan yang tidak menentu. Sikap agresif Bank Sentral Australia (RBA) terhadap inflasi menunjukkan bahwa potensi pelonggaran kebijakan moneter tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat. Ekspektasi pasar telah berubah, dengan hanya sedikit penurunan suku bunga sebesar 0,25% yang diantisipasi pada tahun 2024.


คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 0

เขียนข้อความของคุณตอนนี้

  • tradingContest