USD/JPY bangkit dari posisi terendah hampir tahunan menyusul rilis data inflasi AS.
Data menunjukkan inflasi turun pada kecepatan yang diharapkan secara luas tetapi mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 50 bps dari Fed.
JPY didukung oleh komentar Nakagawa dari BoJ yang mengisyaratkan kenaikan suku bunga akan segera terjadi.
USD/JPY pulih dan diperdagangkan tepat di bawah 141,00 setelah merosot ke level terendah baru dalam sembilan bulan pada hari Rabu. Pemulihan terjadi setelah rilis data inflasi AS.
Data AS mengarah pada apresiasi Dolar Amerika (USD) di tengah prospek pendekatan yang lebih terukur terhadap pelonggaran dari Federal Reserve (Fed), sementara Yen Jepang (JPY) diperdagangkan secara keseluruhan kuat setelah komentar dari pejabat Bank Jepang (BoJ) yang menunjukkan kenaikan suku bunga lebih dekat daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Harga konsumen AS sebagian besar naik sesuai dengan ekspektasi pada bulan Agustus meskipun perubahan tahunan dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) utama kurang dari ekspektasi ekonom satu poin, yakni kenaikan sebesar 2,5% bukannya perkiraan 2,6%, menurut data dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada hari Rabu.
CPI inti (tidak termasuk makanan dan energi) juga naik sesuai perkiraan, tetapi CPI inti bulanan naik lebih tinggi daripada perkiraan sebesar 0,3%, yang menunjukkan adanya sikap keras kepala pada harga inti, yang oleh para analis dikaitkan dengan harga rumah yang kaku.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้